Fakta Unik Air Mata dan Menangis

8:24 PM Nur Mumtahana 0 Comments

Setiap orang pasti punya pengalaman menangis dalam hidup mereka. Hari pertama manusia lahir, mereka sudah memiliki pengalaman pertama mengeluarkan air mata. 
Menangis biasanya terjadi ketika seseorang merasa sakit baik fisik maupun mental, atau ketika seseorang merasa sangat bahagia. Dengan kata lain, menangis adalah cara untuk mengekspresikan emosi seseorang.
Umumnya, wanita lebih sering menangis daripada pria. Masyarakat telah membentuk opini bahwa perempuan lebih emosional yang berarti bahwa lebih mudah bagi perempuan untuk melepaskan air mata dan mulai menangis.

Menurut Fit Sugar, setidaknya ada delapan fakta unik tentang menangis yang merupakan kesimpulan dari berbagai penelitian tentang menangis.

1. Sebanyak 85% wanita dan 73% pria mengakui bahwa rasa marah dan kesedihan akan berkurang setelah menangis. Air mata tidak hanya diproduksi oleh perasaan emosional saja. 
Air mata juga berfungsi untuk membersihkan dan melumasi mata, yang menyebabkan iritasi mata dan menguap dapat menyebabkan produksi air mata meningkat. Meskipun menghasilkan air mata, namun air mata emosional dan air mata karena iritasi sebenarnya memiliki komposisi kimia yang berbeda.

2. Jika wanita dianggap lebih mudah menangis, mungkin saja benar. Rata-rata, wanita menangis sebanyak 47 kali dalam setahun sedangkan pria menangis hanya 7 kali setahun. 
Hal ini bukan hanya karena perempuan dianggap lebih emosional, lebih lemah dibandingkan pria, dari fakta medis diketahui bahwa saluran air mata pada laki-laki memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan pada wanita. Sedangkan pada bayi, durasi normal menangis mereka antara 1 – 3 jam sehari.

3. Tidak hanya waktu ketika kebanyakan orang menangis, tetapi durasinya juga. Sebagian besar orang menghabiskan rata-rata 6 menit setiap kali mereka menangis.

4. Jika merasa sulit dan malu untuk mengeluarkan air mata, sepertinya kita harus berpikir lagi. Menurut para ahli, menangis tidak hanya respon tubuh terhadap kesedihan dan rasa frustasi, tetapi juga sehat.

5. Menangis adalah cara untuk mengurangi stres emosional. Hal ini tentu saja sangat baik untuk kesehatan, karena stres bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan seseorang. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa air mata mengandung hormon prolaktin yang efektif untuk melawan stres.
 
6. Stres dikatakan memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan, stres dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan kerusakan otak. Maka menangis bisa membuat sehat, karena dapat menghilangkan stres seseorang.

7. Para  ahli mengatakan bahwa menangis dapat menurunkan tekanan darah dan denyut jantung dan membuat respon yang lebih baik terhadap pengobatan.

Nah, mulai sekarang tak usah ragu atau malu untuk menangis.


Sumber: intisari online

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Lomba Menulis Cerita Remaja (LMCR 2013) by Rohto dengan Total hadiah 92juta

3:45 PM Nur Mumtahana 3 Comments






Persyaratan Lomba

  1. Lomba terbuka bagi pelajar (Kategori A: Pelajar SLTP; Kategori B: Pelajar SLTA), mahasiswa, penulis/pengarang dan umum (Kategori C), warga  Indonesia  di Tanah Air maupun yang bermukim  di Luar Negeri.
  2. Lomba dibuka 1 April 2013 dan ditutup 25 September  2013 (Stempel Pos/Jasa Kurir).
  3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang benar,  indah (literer) dan  komunikatif.
  4. Naskah yang dilombakan karya asli (bukan jiplakan, terjemahan atau saduran), belum pernah dipublikasi dalam bentuk apa pun dan tidak sedang disertakan lomba serupa.
  5. Tema Cerita: "Dunia remaja dan segala aspek rona kehidupannya (cinta, harapan, kepedihan, perjuangan, kekecewaan, perjuangan hidup dan pencerahan)".
  6. Panjang naskah  5 – 10 halaman A4,  1,5 spasi  Times New Roman 12 Font,  2 (dua) rangkap, dilampiri foto copy identitas KTP/Kartu Pelajar/Paspor/SIM/Kartu Keluarga (Pilih salah satu) dan foto pose bebas serta file naskah cerpen yang dilombakan dalam CD/DVD.
  7. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) judul. Perjudul dilampiri struk/bon asli pembelian produk PT  Rohto Laboratories Indonesia (jenis produk apa saja, bebas memilih) – klik www.rohto.co.id.
  8. Naskah  dikirim ke Sekretariat LMCR: Jalan Gunung Pancar No.25 Bukit Golf Hijau Sentul City Bogor 16810, dalam amplop tertutup dilampiri persyaratan Butir 6 dan 7, tulis keterangan Kategori-nya A, B atau C di bagian kanan atas amplop.
  9. Naskah yang dilombakan menjadi milik penyelenggara, hakcipta pada pengarang.
  10. Pemenang diumumkan 26 Oktober 2013.
  11. Daftar Pemenang dan Hadiah sebagai berikut:
  • Kategori A: Pemenang 1:  Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai Rp 4.000.000,-; Pemenang 2: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 3.000.000; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 2.000.000,- ; 10 Pemenang Harapan, masing-masing memperoleh: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 500.000,- dan Pemenang 25 Karya Favorit – Piagam Rohto-Mentholatum.
  • Kategori B: Pemenang  1:  Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai Rp 5.000.000,-; Pemenang 2: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 4.000.000,-; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 3.000.000 dan 8 Pemenang Harapan, masing-masing memperoleh Piagam Rohto Mentholatum + Uang Tunai Rp 500.000,- dan Pemenang 60 Karya Favori: Piagam Rohto-Mentholatum.
  • Kategori C: Pemenang  1:  Rohto-Mentholatum Golden Award + Uang Tunai 7.000.000,- ; Pemenang 2:  Piagam Mentholatum + Uang Tunai Rp 6.000.000,-; Pemenang 3: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai 4000.000,-; 8 Pemenang Harapan masing-masing memperoleh: Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Rp 750.000,- dan 150 Pemenang Karya Favorit:  Piagam Rohto-Mentholatum.
  • Penghargaan Khusus: Pemenang Cerpen Berbahasa  Terliris Kategori B mendapat Piagam Rohto-Mentholatum + Uang Tunai Rp 1.000.000,- dan Pemenang Cerpen Berbahasa Terliris Kategori C mendapat Piagam Rohto-Mentholatum + uang Tunai Rp 1.500.000,-.
  • Seluruh Pemenang mendapat hadiah Antologi Cerpen  LMCR-2013.
  • Pajak hadiah ditanggung PT Rohto Laboratories Indonesia.
  • Nama Para pemenang dapat diakses di: www.rohto.co.id, www.rayakultura.net dan Facebook: www.facebook.com/#!/groups/4598847( Grup Diskusi: Puisi, Cerpen dan Novel.
20 Cerita Pendek Terbaik Diterbitkan sebagai Antologi  LMCR
Sumber: Rohto.co.id

3 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Andai Aku Jadi Presiden, Akan Kuciptakan Masyarakat yang Mencintai Bangga dengan Bangsa Ini

12:37 PM Nur Mumtahana 18 Comments



"Berikan aku sepuluh pemuda, maka akankuguncangkan dunia." Itu adalah satu kalimat yang terus terngiang di telingaku. Bahkan tak jarang pada pelajaran kewarganegaraan membahas tentang kalimat yang diucapan oleh Bung Karno tersebut.

Memang tidak dapat dipungkiri, satu penggerak roda kemajuan sebuah bangsa itu ada pada tangan para pemudanya. Para pendahulu, pahlawan-pahlawan kita telah memperjuangkan segalanya demi mempertahankan generasi penerus yang telah diidam-idamkan untuk menjadi satu tiang pengokoh bangsa. Namu kenyataan yang terlihat sekarang justru berbanding terbalik.

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pemuda Indonesia nampaknya mulai jenuh dengan keadaan yang ada di sekelilingnya. Kejenuhan tersebutlah yang menjadi pemicu timbuhlnya tindakan-tindakan tak bermoral yang awalnya hanya mereka anggap sebagai kegiatan untuk mengurangi rasa bosa yang melanda.

Kasus seperti narkoba, mabuk-mabukan bahkan hingga kriminalitas, bukan karena mereka tak mengerti dampat negatif dari apa yang mereka lakukan, tetapi karena mereka merasa bahwa mungkin mencoba hal tersebut akan memberi kepuasan batin tersendiri. Nyatanya itu adalah sebuah kesalahan besar.

Kadang kita perlu belajar dari masa lalu, walau pada prinsipnya jangan terlalu terpaut pada masa lalu dan enggan melangkah ke depan. Pribadi yang bijak akan bisa menilai tentang mana-mana yang harus dan perlu dilakukan, serta tahu mana hal yang perlu dihindari. Tapi nampaknya apa yang seharusnya dihindari justru memberi ketertarikan sendiri pada mereka. Karena memang sikap seorang pemuda (remaja) cukup labil dalam menyikapi suatu keadaan. Dan di sinilah, saatnya seorang pemuda mempelopori kebangkitan kaumnya.

Andai aku menjadi presiden. Begitu judulnya, tapi sebelum memimpin negeri luas ini, aku akan mencoba untuk memimpin diri sendiri. Andaikan setiap orang di negeri ini memiliki keinginan yang sama, yaitu untuk memimpin diri mereka menjadi pribadi dengan nasionalisme tinggi, pastilah identitas diri bangsa ini tidak akan tergilas oleh maraknya kebudayaan asing yang beberapa waktu ini mulai masuk ke sela-sela pendirian bangsa yang merapuh.

Memipin diri sendiri, mempersiapkan segalanya untuk mengambil satu langkah ke depan yang akan membawa perubahan besar. Perubahan besar tak selalu dimulai dengan langkah yang besar, karena langkah sekecil apa pun saat kita bersungguh-sungguh maka perubahan besar yang positif itu pun akan terjadi.

Setelah belajar memimpin diri sendiri, saat tiba masa ada panggilan untuk memimpin Negeri ini, maka hal pertama yang akan dilakukan adalah dengan membuka mata dan telinga para masyarakat, khususnya kalangan muda agar mereka melihat, mendengar dan menjadi tahu bahwa Bangsa ini patut untuk kita banggakan.

Ketika rasa bangga pada Negeri ini timbul, maka bersamaan dengan itu akan timbul rasa nasionalisme serta keinginan besar untuk terus menjaga apa yang telah melekat pada diri kita, Bangsa Indonesia. Keragaman bahasa, adat dan kesenian tentu akan membawa keunikan tersendiri. Sebenarnya dapat dilihat bahwa bangsa lain begitu tertarik dengan keaneka ragaman kebudayaan Indonesia. Sebagai contoh saja gamelan. Bahkan di daratan Eropa dan Amerika telah berdiri sanggar-sanggar karawitan yang tentu hadir karena begitu banyak peminat terhadap kesenian tersebut. Lantas kenapa bangsa ini seolah menelantarkannya?

Dapat terlihat dari banyaknya kasus pengatasnamaan kebudayaan Indonesia oleh bangsa asing. Setelah itu terjadi, barulah masyarakat ini berbondong-bondong untuk menarik kembali kebudayaan yang hampir ‘dicuri’ tersebut. Namun setelahnya mereka lalai kembali dan kejadian serupa pun terulang kembali.

Hal seperti itu bila dibiarkan akan semakin meradang dan menjadi kebiasaan yang kurang baik. Kenapa tak mulai menjaga sebelum punah? Kenapa tak mulai membudidayakan sebelum hilang? Itu adalah satu pandangan yang memberi pemikiran tersendiri bagiku.

ANDAI AKU JADI PRESIDEN, AKAN AKU CIPTAKAN MASYARAKAT YANG MENCINTAI BANGSANYA. Bagaimana caranya? Seperti yang telah dijelaskan di atas. Tentu dengan membantu mereka membuka mata, membantu mereka membuka telinga agar mereka tahu bahwa BANGSA INI PATUT UNTUK DIBANGGAKAN.

Satu agenda yang benar-benar diharapkan untuk terlaksana saat AKU MENJADI PRESIDEN  adalah dengan mengadakan HARI KESENIAN SE-INDONESIA. Satu program kerja dimana semua masyarakat dari semua kalangan berhenti sejenak dari aktivitas kesehariannya untuk melihat pagelaran kesenian di daerah masing-masing. Dengan diadakan secara rutin, memungkinkan hal tersebut bisa menumbuhkan rasa ‘ingin’ untuk bisa melihat kembali kesenian daerah tersebut.

Menumbuhkan seniman-seniman berbakat di masa depan. Kalau boleh saya berbicara tentang ‘seandainya’, maka seandainya saya bisa, SAYA INGIN MENJADI PRESIDEN YANG MEMILIKI JIWA SENI UNTUK IKUT MEMBUDIDAYAKAN KESENIAN BANGSA INI. Bukan sekedar pemimpin yang berkata ‘mari cintai kesenian Indonesia’, karena sebenarnya aksi itu lebih baik daripada opini.


18 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Kado Terbesar yang Pernah Ada....

8:03 AM Nur Mumtahana 4 Comments

Seumur hidup, aku tidak pernah mendapat hadiah ulangtahun dari keluargaku. Biarpun teman-teman tak pernah lupa dengan ulangtahunku, tapi aku selalu merasa sedikit kecewa karena tidak pernah orangtuaku mengucapkan selamat ulangtahun. Hanya sedikit rasa kecewaku. Selebihnya aku merasa biasa saja. Karena ulangtahun di dalam tradisi keluargaku memang tidak menjadi sesuatu yang harus dirayakan secara besar-besaran. Cukup dengan bersyukur karena kita masih diberi kesempatan untuk dapat merasakan bertambahnya usia setiap tahun.

Flashback ke tahun 2011. Kala itu aku duduk di kelas 3 SMK. Kakakku kuliah di UNNES - Semarang. Terus terang, aku juga ingin sekali kuliah di situ. Tapi tidak kesampaian. Betapa kasihannya aku. Tapi sekarang bukanlah saatnya mengasihani diri sendiri.

Tuuttt..... Tuuttt.... Itu suara kereta. Satu alat transportasi yang selalu ingin aku naiki. Seumur hidup aku memang tak pernah tahu seperti apa rasanya naik kereta api. Melihat kakakku yang selalu pulang pergi dari Slawi ke Semarang selalu menggunakan kereta, aku selalu bermimpi suatu saat aku juga bisa merasakan hal yang sama.

Pagi itu - tepat hari Sabtu, 10 September 2011. Aku bangun pagi-pagi sekali seperti biasanya. Walaupun sekolah libur - karena sebenarnya saat itu aku sedang melaksanakan kegiatan Prakerin, tiba-tiba aku melihat kakakku sedang bermain korek api. Aku dipanggilnya, "Hana, sini..."

Aku mendekat. Lalu kakakku berkata, "Tiup nih..."

Aku bingung. Buat apa? Pas aku tiup lilinnya, "Selamat ulang tahun...." kakakku nyanyi lagu ulangtahun. Aku sendiri nggak nyadar kalau itu adalah hari ulangtahunku. Satu lagi yang mengejutkan. Dia memberi hadiah yang saaaaangat luar biasa. Hadiah yang mungkin tidak akan muat masuk ke dalam rumahku. Bahkan hadiah itu bisa menampungku di dalamnya. Ya, apalagi kalau bukan TIKET KERETA API. Aku ingin menangis kala itu.


Sweet seventeen. Biarpun tak dapat hadiah dari pacar - karena aku memang tidak punya pacar, tapi tiket kereta api pulang pergi Slawi - Poncol itu sudah cukup untuk menggantikan posisi seorang pacar di hatiku.

Benar-benar hadian yang istimewa. Untuk pertama kalinya aku naik kereta api, tepat di hari ulangtahunku. It's amazing. Dan siapa yang akan menyangka kalau ekspresiku begitu bahagia hanya karena bisa menaiki kereta api. Mungkin aku memang berlebihan, tapi semua itu adalah ekspresi spontan, seperti saat kita mendapat kejutan yang selalu diidam-idamkan.

Hingga saat ini, kereta api selalu menjadi satu alat transportasi favoritku. Penuh ketenangan, dan yang pasti anti macet.

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Beberapa Pelajaran yang Sering Terlupakan

8:43 AM Nur Mumtahana 1 Comments

Belajar. Semua manusia lahir, seolah-olah mereka adalah angka nol yang sama. Bagaimana mereka selanjutnya, tergantung daripada apa yang mereka lakukan.

Belajar. Satu hal yang mungkin akan mempengaruhi kehidupan mereka setelah melewati masa nol saat mereka lahir. Beberapa orang berkesimpulan bahwa belajar itu seperti di sekolah, memperhatikan guru yang mengajar di depan kelas. Padahal sebenarnya belajar tidak melulu tentang matematika atau bahasa inggris. Ada begitu banyak pelajaran yang mungkin kita lalaikan sementara kita duduk di dalam kelas untuk menguras pengetahuan umum.

Beberapa pelajaran yang mungkin sering terlewatkan dalam pikiran kita di antaranya adalah :
  1. Belajar bersabar. Saat seseorang mulai begelut dengan segala aktivitasnya, memungkinkan emosi mereka mudah terpancing karena situasi yang cukup menekan mental mereka. Teralalu berambisi untuk mencapai sesuatu seringkali membuat seseorang terlalu terburu-buru dan melakukan apapun - walau itu sebenarnya bukanlah sesuatu yang baik untuk dilakukan. Satu pelajaran berharga terlewatkan dalam hidupnya. Otak cerdas dengan tingkat kesabaran yang rendah tidak akan menjadikan seseorang lebih baik daripada mereka yang berfikir tenang dan selalu memperhitungkan segala macam hal yang mungkin terjadi di masa mendatang.
  2. Belajar menghargai. Apapun yang dikehendaki oleh Allah selalu punya alasan. Dan itu adalah satu alasan yang terbaik untuk kita. Begitu juga yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar kita. Apapun yang mereka lakukan selalu punya alasan. Alasan yang menurut mereka adalah sesuatu yang terbaik, walaupun belum pasti bahwa itu adalah apa yang baik bagi orang lain. Seharusnya kita tahu, bahwa sebenarnya tidak ada orang yang ingin menjadi orang jahat. Apapun yang mereka lakukan - walaupun itu merugikan orang lain, mereka pasti punya alasan mengapa melakukan hal tersebut. Dari sinilah kita harus mulai menghargai apa yang orang lakukan. Dalam garis bawah, jika hal itu tidak membawa dampak buruk bagi orang lain. Semua orang ingin dihargai orang lain. Tidak perlu mengelak. Tapi kita akan dihargai, saat kita mau menghargai. Dan menghargai orang lain itu berarti kita mau berbagi kebahagiaan dengan orang lain.
  3. Belajar berinstropeksi. Menilai orang lain itu mudah. Bahkan terkadang tanpa kita sadari, mulut dan hati berbicara begitu melihat satu sikap seseorang. Tapi, pernahkah kalian menilai diri kalian sendiri? Itu bukanlah hal yang mudah. Mata kita tak mampu memandang diri sendiri, lantas darimana kita mau tahu seperti apa cara kita bertingkah? Tak mungkin saat kita harus membawa cermin kemanapun kita pergi. Memang tak mudah. Pikiran seseorang telah tersetting untuk mampu menangkap dan mencerna apa yang telah mereka lihat, namun mereka begitu sering melalaikan akibat dari apa yang mereka lakukan. Mulai dari situlah. Walau sulit, setidaknya bawa catatan kecil untuk mengingatkanmu terhadap apa-apa yang telah dilakukan. Saat kita membaca catatan kecil itu, berfikirlah bahwa kita tengah melihat apa yang sedang (telah) kita lakukan. Dan dari percobaan kecil tersebut kita akan mulai bisa mengoreksi segala sikap yang kita lakukan.
  4. Belajar menghargai waktu. Percaya atau tidak, waktu tidak akan pernah berlajan mundur - mesikpun sedetik. Semua orang tahu, penyesalan itu datang saat semua sudah terjadi. Siapa orang yang mau menyesal? Tak ada. Menghargai waktu itu seperti menentukan ketepatan komposisi saat kita membangun sebuah pondasi. Saat waktu kita sia-siakan begitu saja, maka robohlah semua di masa depan. Menghargai waktu - membangun hidup kita menjadi lebih baik.
Masih ada banyak hal yang belum tercantum dari penjelasan di atas. Satu hal yang perlu kita tahu. Semua yang terjadi dalam hidup kita selalu ada pelajaran yang bisa dipetik. Semua hal terjadi karena mereka punya alasan. Meski itu pahit karena membawa kita ke dalam dasar keterpurukan batin, tapi dari situ pula pelajaran yang besar terpendam sebagai harta karun yang seharunya mampu kita gali untuk dapatkan hasil yang berharga dalam hidup.

1 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Thank You 2012, Welcome 2013 (NUR MUMTAHANA)

9:52 AM Nur Mumtahana 5 Comments

Jadi, sudah datang tahun 2013. Dan ternyata kiamat tidak jadi datang di tanggal 21 Desember lalu. Aku juga sudah menduga kalau itu hanyalah isu belaka untuk menimbulkan sensasi.

Awal tahun, selalu diawali dengan menoleh ke belakang. Menoleh ke belakang untuk membenarkan jalan saat akan melangkah ke depan. Let's see 2012.

Tanggal 1 Januari 2012, itu adalah saat-saat dimana aku sedang sibuk untuk mempersiapkan diri dalam beberapa lomba menyambut ulangtahun SMK N 1 Slawi. Ya, sekolahku memang memiliki ulangtahun tepat di tanggal 1 Januari, tapi perayaannya dilakukan 2 Januari karena tahun baru selalu berwarna merah pada kalender.

Di Januari 2012 aku mulai sibuk dengan kegiatan tambahan pelajaran karena bulan April mendatang akan menghadapi Ujian. Tapi bermain tetap jalan. Di tahun terakhir di sekolah benar-benar aku manfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman, mengingat mungkin saja di tahun mendatang aku akan berpisah dengan mereka semua.

Akhir Februari 2012 mulai melakukan ujian praktik. Di sini cukup  menguras tenaga, mengingat apa yang harus kita lakukan mayoritas adalah hafalan. Mulai dari hafalan do'a-do'a pada mapel PAI, hafalan membawakan acara pada mapel Bahasa Indonesia dan masih banyak lagi. Selain hafalan, hal-hal yang berperan penting selama ujian praktik adalah rasa percaya diri. Semuanya benar-benar membutuhkan rasa percaya diri karena setiap siswa harus maju satu persatu untuk melaksanakan ujian praktik.

Belajar ditingkatkan lagi dan lagi. Ujian sekolah dilaksanakan bulan Maret. Mata pelajaran yang cukup banyak memaksaku untuk bisa lebih fokus belajar, walaupun sebenarnya itu tidak mudah. Tapi semuanya bisa berjalan lancar.

April datang.... Hal yang mendebarkan. Ujian Nasional. Ini adalah tugas terakhir yang harus diselesaikan, karena ini akan menentukan jalan ke depannya. Sebenarnya aku sudah merasa optimis kalau aku akan lulus. Tapi ada satu hal yang membuatku takut di setiap kali melaksanakan ujian. Yaitu saat mengisi identitas. Kalau aku bisa menjawab semua soal dengan benar tetapi identitasku salah, semuanya berakhir. Itulah satu hal yang membuatku wanti-wanti untuk terus mengoreksi identitasku di lembar jawab.

26 Mei, pengumuman kelulusan. Alhamdulillah semua siswa SMK N 1 Slawi bisa lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Begitu juga dengan nilaiku, walaupun jujur saja aku belum merasa puas dengan apa yang aku capai. Tapi aku tetap bersyukur.

Tanggal 29 Mei 2012 aku dan seluruh siswa kelas XII SMK N 1 Slawi diwisuda, dilepas secara resmi. Tidak menyangka kalau 3 tahun masa belajar sudah usai. Usai pula status kami sebagai seorang pelajar. Saatnya memulai kehidupan baru.

Masa-masa pencarian jati diri. Mencari status baru setelah menyelesaikan statusku sebagai seorang pelajar. Aku ingin menyandang status sebagai mahasiswi. Mendaftar di PTN lewat jalur Undangan, dan ternyata tidak lolos. Mengikuti SNMTN tertulis, tidak lolos juga. Aku hampir putus asa kala itu. Tapi di antara keputus asaan itu, muncul satu semangat di dalam hatiku. Semangat untuk tidak menyerah. Ini semua adalah sebuah awal. Awal untuk membawa kemana hidupku akan berlanjut.

Aku mungkin masih bisa mencoba mendaftar di STAN. Pikirku. Ternyata setelah ditunggu-tunggu beberapa bulan ada pengumuman bahwa STAN tidak buka pendaftaran tahun ini. Kecewa.

Akhirnya hanya bisa di rumah. Sampai akhirnya aku mencoba mendaftar di sebuah universitas swasta. Jujur saja, ini adalah kampusnya orang elit (bisa dilihat dari daftar biaya kuliahnya). Jadi aku coba mengambil beasiswa yang mungkin bisa membuatku kuliah tanpa biaya. Rela-rela pergi ke Semarang buat seleksi, dan ternyata memang lolos. Satu hal yang mengecewakan, ternyata beasiswa tersebut hanyalah berupa potongan biaya kuliah. Sedangkan sisa yang harus dibayar tetap mahal. Itu sama saja bohong, batinku. Akhirnya aku tidak mengambil beasiswa tersebut.

Sekarang sudah tidak ada jalan. Buntu, mungkin seperti itu gambarannya. Aku putuskan untuk menggeluti dunia menulis dan berbisnis online. Itu tidak semudah yang dibayangkan. Terkadang aku kehabisan ide saat sedang menulis, dan itu membuat semua karya-karyaku tidak selesai, berhenti di tengah jalan. Bagaimana dengan bisnis online? Sejauh ini semuanya tidak seperti yang diharapkan.

Cukup lama di rumah, tidak ada aktivitas yang berarti. Sampai akhirnya kuputuskan untuk bekerja. Tepat di tanggal 10 September 2012 - tepat di ulang tahunku yang ke-18 aku masuk kerja pertama kali di sebuah toko percetakan foto.

Hingga sekarang. Hingga Desember 2012 berakhir, aku mendapat begitu banyak pelajaran. Pelajaran tentang kesabaran, menahan amarah, tentang mengalah dan tentang memendam semuanya sendirian. Aku yang selalu ingin menjadi anak kecil pun akhirnya tumbuh menjadi pribadi yang dewasa.
 
Selesai kumenoleh ke belakang. Kini aku bersiap untuk berlari ke depan.  Kukencangkan tekad dalam hati - seperti saat aku mengencangkan tali sepatu. Dan aku pun mulai memacu langkah.

Di tahun 2013 ini aku tidak akan mengumbar janji-janji yang hanya akan terucap di mulut. Aku akan berusaha melakukan yang terbaik yang aku bisa. Karena hanya dengan itu aku akan terdorong untuk selalu melakukan sesuatu dengan segenap kemampuan yang ada.

Dari semua yang aku inginkan, satu hal yang begitu mendominasi dalam hatiku adalah ....

Aku ingin kuliah. Tapi saat kupikir aku ingin melanjutkan sekolah - saat itu pula aku berfikir untuk menghapus keinginan tersebut. Aku tak ingin kuliah dengan mengandalkan kedua orangtuaku. Aku akan melanjutkan kuliah dengan uang yang aku dapatkan sendiri. Ingin kuliah - salah satu motivator yang mendorongku untuk terus menulis. Berharap suatu saat - di tahun 2013 ini novelku dapat terbit. Akan kutabung uangku untuk kuliah.

Aku tahu, langit dan bumi itu terpisah. Tapi cakrawala akan menyatukan keduanya. Saat aku menjadi bumi, dan harapan serta mimpi ibarat langit, makan usaha yang aku lakukan adalah seperti cakrawala yang akan menyatukan aku dengan mimpi-mimpiku.

Semoga, keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik bisa terwujud di tahun ini.

Gagas Media : http://gagasmedia.net
Bukune : http://bukune.com
Gammara Leather : http://gammaraleather.com

5 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.