Ibu, Selamat Hari Ibu

6:25 AM Nur Mumtahana 0 Comments


Ibu, bagaimana kabarmu? Aku tahu kau pasti lelah setelah seharian bekerja, tapi kau selalu menutupi semua itu agar aku berhenti khawatir. Aku bahkan tak pernah tahu hari ulang tahunmu, jadi kurasa di hari ibu aku bisa mengungkapkan rasa sayang yang seharusnya aku ungkapkan saat kau berulang tahun.
Aku tak pandai dalam berkata-kata. Bahkan kadang aku malu walau sekedar untuk berkata aku mencintaimu. Memang aneh. Ketika terkadang dengan mudah aku merasa marah, tapi rasa cinta memang selalu sulit untuk diungkapkan. Aku kadang hanya bisa
duduk di sebelahmu, menyandarka kepalaku di pundakmu dan dalam hati berkata betapa aku menyayangimu.

Aku tahu tak banyak hal yang bisa aku lakukan untukmu di sepanjang hidupku hingga detik ini. Dari semua pengorbanan yang kau lakukan, kurasa belum satupun yang dapat aku balas. Aku hanya seperti anak kecil yang tak berdaya. Aku mungkin beranjak dewasa sekarang, tapi bagaimanapun juga aku selalu merasa menjadi putri kecilmu yang selalu ingin disayang.

Tak akan selamanya aku bisa berada di dekatmu. Jika suatu hari nanti aku menikah atau bekerja di tempat yang jauh, aku akan merindukanmu. Sangat merindukanmu. Dan sekarang, di sini, aku berharap untuk bisa selalu melakukan yang terbaik yang aku bisa. Hanya di rumah kecil ini kau mengajarkanku banyak hal. Membagikan kisah hidup yang telah kau alami dan mungkin suatu hari nanti akan aku alami pula.

Aku berharap bisa memelukmu. Tapi aku malu. Aku selalu kesulitan untuk mengungkapkan bagaimana cintanya aku padamu. Bukan karena aku tak peduli, tapi semua itu terasa tak mudah. Bahkan jika ada satu hal yang kulakukan dan membuatmu terluka, aku pun selalu tak mampu untuk meminta maaf langsung. Bukan karena aku tak mau, tapi aku yakin bahwa saat aku mengatakan itu maka air mataku akan mengalir deras. Dan aku tak ingin kau melihat air mataku yang satu itu.

Ada banyak hal yang ingin aku ungkapkan. Aku selalu ingin menjadi sepertimu. Menjadi seorang yang tegar dalam menjalani hidup yang kadang begitu terjal. Aku ingin kelak bisa menjadi sepertimu. Menjadi seorang ibu yang dicintai oleh anaknya. Kau adalah sejuta alasan bagiku untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Kau adalah segalanya. 

Selamat hari ibu...

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.