Kuliner Yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung Ke Tegal

3:13 PM Nur Mumtahana 8 Comments

Ketika mendengar kata Tegal, mungkin beberapa orang akan tersenyum menahan geli. Kenapa? Tentu karena orang Tegal terkenal dengan aksen ngapaknya saat berbicara. Padahal, sebenarnya orang Tegal itu termasuk orang yang sangat mudah dalam menyesuaikan aksen bahasa. Hanya saja kalau belum terbiasa maka itu akan terdengar lucu. Bahkan salah satu teman saya dari Jawa Barat juga bisa langsung menebak kalau saya orang Tegal, padahal saat itu baru bekenalan. Saya bangga-bangga saja. Tidak malu sama sekali menjadi orang Tegal. Harap maklum, dari nenek saya semuanya adalah asli orang Tegal. Jadi ibaratnya Tegal sudah mengalir begitu kental di dalam darah saya.

Lalu, apa Tegal cuma terkenal dengan aksen medhok penduduknya? Tidak juga. Ada banyak hal yang menarik dari Tegal. Dan mungkin saya akan merekomendasikan kuliner yang wajib kalian coba saat bertandang ke tempat kelahiran saya ini.

Sate Kambing Muda


Begitu memasuki wilayah Tegal (kota/kabupaten), teman-teman mungkin akan sering melihat asap mengepul dari kedai-kedai atau rumah makan di sepanjang jalan. Itu sebenarnya adalah asap dari sate kambing muda yang sedang dibakar. Hirup saja aromanya. Enak sekali, sangat menggugah selera. Sate kambing muda yang dibakar akan terasa empuk dimakan. Berbalur dengan sambal kecap lengkap denga irisan tomat dan bawang menjadikan aromanya semakin memikat. Rasa guris, manis, pedas dan segar membuat mulut ingin terus mengunyah dagingnya yang lembut. Jadi tidak perlu bingung kalau ingin mencari warung makan sate kambing muda. Di Tegal tersebar di mana-mana.

Soto Tauco


Masih tentang kuliner. Cuma di Tegal kita mengenal soto dengan sambal tauconya. Beberapa orang mungkin tidak menyukai tauco karena aroma dan rasa yang asam. Tapi bukan soto tegal namanya kalau tidak pakai sambal tauco. Soto sejenis ini ada di mana-mana kedainya. Yang paling banyak di sekitar daerah Kecamatan Talang. Tinggal pilih mau masuk warung yang mana. Intinya, menu yang disediakan sama.

Gorengan olos


Ini adalah makanan yang begitu fenomenal di tahun 2010. Gorengan asli Tegal yang awalnya hanya di jual di Desa Pegirikan Kecamatan Adiwerna. Lambat laun, gorengan berbentuk bulat dengan isi irisan kol dan cabai rawit ini semakin digemari banyak orang, khususnya anak muda dan anak sekolah. Sensasi pedasnya yang luar biasa sering membuat orang merasa tertantang untuk memakannya. Dan sekarang olos bukan hanya gorengan yang terkenal dengan rasa pedasnya. Sudah banyak variasi dari olos itu sendiri. Ada yang rasa ayam, sosis, bakso, telur, dan bahkan ada yang bagian luarnya ditaburi sambal balado. Mungkin suatu saat nanti olos akan bisa go international.

Gorengan Tahu Aci


Goreng yang satu ini sudah terkenal jauh sebelum olos dikenal dimana-mana. Bahkan karena sudah menjadi makanan khas Tegal, di sebuah perempatan di Slawi terdapat tugu besar yang di atasnya terdapat patung tahu aci raksasa lengkap dengan cabai rawitnya. Tak jarang makanan yang satu ini khusus dijadikan oleh-oleh dari Tegal.

Teh Poci Gula Batu 


Teh diseduh di dalam poci tanah liat. Dituangka ke dalam gelas yang di dalamnya terdapat gula batu. Dinikmati saat pagi atau malam hari. Teh yang satu ini memiliki rasa yang berbeda dari teh-teh lain. Aroma melatinya begitu harum, rasa teh yang sedikit sepat berpadu dengan manisnya gula batu. Teh seduh seperti ini sudah menjadi minuman khas Tegal, apalagi karena di Tegal sendiri terdapat tiga pabrik teh besar yang produknya sudah di jual ke penjuru Indonesia, bahkan hingga di eksport ke luar negeri.

Martabak Telor


Dari mana asal martabak telor? Entahlah, mungkin dari salah satu kecamatan di Kabupaten Tegal atau dari tempat lain. Tapi yang pasti, di wilayah Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal sebagian besar warganya berprofesi sebagai penjual martabak. Bahkan adalah salah satu penjual martabak telor yang pernah meraih penghargaan dari MURI sebagai martabak telor terbesar. Dan teman-teman bisa menemui si penjual martabak peraih MURI tersebut saat berjualan di depan Swalayan Mutiara Cahaya Slawi mulai dari jam lima sore.

Nah, itu dia semua yang wajib teman-teman coba saat berkunjung ke Tegal. Atau kalau mau teman-teman juga bisa mampir ke rumah saya.

Oh ya, posting blog kali ini juga saya sertakan dalam giveaway ulang tahun ke-3 blog milik Aulia Fasya. Untuk teman-teman yang mau ikutan bisa klik link ini.

ABM_1424180247

8 comments:

  1. Waaah ini yg selalu dicari kalau lewat pantura.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan-kapan mampir ke Tegal, jangan cuma lewat :D

      Delete
  2. aku pernah makan sate tegal yh ada di cikarang, rasanya emang rada beda, dagingnya empuk dan tanpa lemak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ternyata sate tegal sampe cikarang juga ya?

      Delete
  3. Soto sedap malam'e kui sik masih gawe penasaran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya mampir Tegal lagi, trus cobain deh... biar ngga penasaran...

      Delete
  4. Saya ingin coba olos, ingin tau sepedas apa hehehe. Kalau untuk tahu aci, mirip sama batagor di Bandung ya, cuma itu versi kurang keringnya. Terimakasih udah ikutan giveaway nya ya, good luck! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo main ke Tegal biar bisa cobain pedesnya olos :)

      Delete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.