[Mengingat Kembali] : Kegagalan Akan Mengatar Kita Pada Tempat yang Tepat

10:15 PM nmhana 3 Comments


Kembali ke tahun 2012. Ketika itu usia saya belum genap 18 tahun. Di awal tahun 2012 sudah mulai disibukkan dengan persiapan Ujian Nasional. Selain menambah bekal untuk momen penentu kelulusan, saya juga mulai sibuk mengurus segala persyaratan guna melanjutkan pendidikan di sebuah universitas negeri yang telah diidam-idamkan.

Beruntung saya bersama separuh dari teman kelas saya memiliki nilai yang cukup untuk mengajukan beasiswa. Hampir semua teman saya memilih universitas yang sama, dengan jurusan yang sama, yaitu akuntansi. Sedangkan saya  bersama dua tiga teman yang lain memilih jurusan yang berbeda. Sejurunya, walaupun telah masuk jurusan Akuntansi saat SMK, hati saya tetap ingin melanjutkan pendidikan teknik komputer. Akhirnya saya mengambil jurusan TKJ.

Begitu pengumuman, didapatlah hasil bahwa saya tidak diterima, sementara semua teman saya yang memilih jurusan ekonomi berhasil lolos seleksi. Tahu bagaimana rasanya? Hati ini hancur. Hati saya remuk begitu mengetahui bahwa jurusan yang diambil haruslah sesuai dengan jurusan saat menempuh pendidikan di SLTA.

Beberapa hari berlalu, dan hati saya masih terasa kalut. Apalagi ketika melihat teman-teman yang berhasil lolos seleksi mulai sibuk melakukan registrasi. Dari sudut ruangan saya hanya bisa melihat, membayangkan betapa senangnya kalau saya bisa menjadi bagian dari mereka. Masuk universitas idaman dan mendapat beasiswa. Tapi itu hanya sebuah angan.

Kemudian datang kesempatan kedua. Kali ini masih dari beasiswa yang sama, namun perlu melalui proses seleksi tertulis. Saya bersama beberapa teman yang gagal di pendaftaran tahap pertama tak mau melewatkan kesempatan ini. Kami pun langsung meluncur ke Semarang dengan semua bekal latihan yang sudah dipersiapkan.

Sejujurnya, persiapan saya memang kurang kala itu. Dan hasilnya bisa ditebak. Untuk kedua kalinya saya tidak lolos seleksi. Sementara salah satu teman saya berhasil diterima di fakultas ekonomi. Saya pun mulai sedikit berputus asa. Tidak tahu lagi bagaimana memperbaiki segala keadaan yang ada.

Kemudian pengumuman kelulusan ujian diterima. Hasilnya tak terlalu buruk. Namun saya masih ragu akan melanjutkan kemana setelah ini. Tinggal satu harapan saya. Saya merasa tertantang untuk mendaftar di salah satu sekolah tinggi negeri yang cukup populer dan memiliki jaminan masa depan. Setelah ditunggu-tunggu, ternyata tahun itu tidak dibuka pendaftaran. 

Satu persatu teman saya yang tidak melanjutkan kuliah mulai sibuk mencari lowongan pekerjaan. Sementara dalam hati saya masih memiliki keinginan besar untuk melanjutkan pendidikan. Karena merasa tak punya cukup kesempatan, saya pun iseng-iseng mencari info lowongan pekerjaan di sebuah percetakan. Beruntung sekali saya langsung diterima dan esok harinya diminta langsung berangkat.

Saya menikmati pekerjaan pertama saya tersebut. Berkutat dengan program desain grafis. Di sela-sela waktu bekerja, saya juga selalu mencari informasi terbaru tentang pendaftaran di sekolah tinggi yang saya idam-idamkan. Beruntung akhirnya di tahun berikutnya sekolah tinggi tersebut membuka pendaftaran. Saya pun tak mau melewatkan kesempatan itu dan mulai sibuk mempersiapkan segala administrasinya.

Pada hari pendaftaran saya ditemani kakak langsung meluncur ke Jakarta. Dan dua minggu setelahnya saya ke Jakarta lagi untuk tes. Sebelum tes, kakak saya berpesan, "Kamu harus tetap optimis walaupun saingannya cukup berat. Percayalah bahwa kamu bisa. Tapi jika hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan, jangan pernah bersedih. Jangan pernah berfikir bahwa itu adalah sebuah akhir. Percayalah, apapun hasil yang diperoleh adalah hal terbaik buat kamu."

Saya mengiyakan dengan mantap. Sejak saat itu saya mulai meyakinkan diri bahwa apapun yang saya peroleh adalah apa yang terbaik buat saya. Yang perlu saya lakukan hanyalah melakukan yang terbaik yang saya bisa. Diawali dengan do'a, saya mulai mengerjakan soal demi soal. Duduk di dalam ruangan, bersaing dengan ratusan ribu pendaftar. Dan setelah mengerjakan soal, hati saya merasa begitu ringan. Seolah-olah tidak ada beban di dalam dada. Entahlah apa artinya.

Saat tiba waktu pengumuman, saya mencari nama saya di antara daftar peserta yang lolos. Ternyata nama saya tidak ada. Untuk ketiga kalinya saya gagal dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Tahu apa yang saya rasakan? Saya merasa semuanya baik-baik saja. Ternyata perkataan kakak saya sebelum tes telah benar-benar merubah pola pikir saya. Tidak perlu bersedih untuk sebuah hasil setelah kita melakukan usaha terbaik. Saya mulai meyakini bahwa ini adalah keputusan terbaik untuk saya. Setelahnya saya melanjutkan aktivitas bekerja seperti biasa. Setidaknya dengan bekerja saya tidak perlu meminta uang jajan pada orang tua. Itu adalah satu poin pertama yang saya dapatkan di balik tiga kegagalan.

Sekitar sepuluh bulan bekerja di percetakan, saya mulai merasa butuh mengembangkan diri. Saya pun mulai membuat lamaran di beberapa BUMN dan salah satu sekolah negeri di tempat saya. Tidak menyangka sama sekali kalau ternyata satu di antara tiga lamaran yang saya kirim berhasil di terima.

Tepat tanggal 3 September 2013 saya diterima sebagai staf di salah satu SMP Negeri di kota saya. Kebetulan SMP tersebut adalah tempat saya sekolah dulu. Dengan diterimanya saya, saya bisa bertemu lagi dengan Bapak Ibu Guru yang dulu mengajar saya. Sekarang saya bisa menyambung kembali silaturahmi yang sudah lama tak terjalin. Poin kedua yang saya dapat.

Ternyata, bekerja pun tak jauh seperti halnya sekolah. Di tempat kerja saya mendapat banyak ilmu baru. Belajar dari orang-orang yang sudah berpengalaman. Teman-teman baru yang sekaligus menjadi keluarga baru bagi saya. Saya pun menyadari bahwa ilmu yang saya dapatkan saat sekolah masih perlu dikembangkan lagi. Dan bertemu dengan orang-orang dari dunia pendidikan banyak menambah pengetahuan tentang berbagai hal. Poin ketiga yang saya dapat.

Menjalani hari-hari dengan pekerjaan yang super padat. Kadang hal seperti itu mudah memancing emosi, apalagi untuk saya yang masih sulit mengontrol diri. Bisa dibayangkan bagaimana seorang remaja pada umumnya saat menghadapi situasi sulit. Kalau tidak menangis, ya marah. Saya pun awalnya seperti itu. Tapi melihat lingkungan di sekitar, saya jadi tersadar bahwa ini bukan lagi saatnya untuk bersikap kekanak-kanakkan. Perlahan saya terlatih untuk mengendalikan emosi, walaupun masih kesulitan hingga saat ini. Tapi paling tidak, sekarang saya tahu bagaimana untuk mengambil tindakan terbaik saat menghadapi sebuah keadaan. Poin keempat yang saya dapat.

Walaupun belum bisa membuat bangga orang tua dengan prestasi yang tinggi, tapi rupanya keberadaan saya saat ini telah mampu membuat mereka senang. Mereka memiliki harapan yang besar akan masa depan saya. Dan mengetahui hal tersebut, saya semakin bersemangat menjalani hari-hari yang ada di depan saya. Poin kelima yang saya dapat.

Semakin saya bekerja, semakin banyak tantangan yang saya hadapi, dan semakin besar keinginan dalam hati saya untuk menggali ilmu lebih dalam. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan pun tetap ada di dalam benak saya. Masih berupaya untuk mewujudkannya. Bukan karena menunda-nunda waktu, hanya saja saya butuh waktu yang tepat untuk bisa melakukannya. Tak ada lagi keinginan untuk merepotkan kedua orang tua. Saya harus bisa bertanggung jawab terhadap diri saya. Saya harus mampu menopang diri saya untuk mencapai apa yang saya cita-citakan. Dan selangkah demi selangkah saya tapaki untuk mengulang perjuangan di masa lampau. Insya allah, tiga kali kegagalan sudah cukup bagi saya

Dan inilah saya yang sekarang. Berdiri di satu titik, melihat ke banyak arah. Menjadi sosok yang tak takut akan sebuah kegagalan. Karena telah terbukti, kegagalan akan dapat membawa kita ke tempat yang tepat. Ke tempat di mana kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik.


3 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Dianjurkan Untuk Tidak Memakai Kacamata Saat Melakukan Aktivitas Ini

8:25 PM nmhana 5 Comments


Punya mata min (-) atau (+) ? Jika memang demikian, kalian pasti harus memakai kacamata untuk membantu penglihatan. Selain untuk membaca, menulis atau berhadapan dengan monitor komputer, penderita gangguan mata yang sudah lumayan berat pun harus memakai kacamata sepanjang hari selama melakukan aktivitas. Tapi tahukan teman-teman kalau ada aktivitas yang tidak menganjurkan kita memakai kacamata? Yuk disimak.
  1. Mandi. Bagaimanapun juga tidak akan ada orang yang mencoba mandi dengan memakai kacamata. Selain karena kacamata tidak terlalu dibutuhkan saat mandi, memakainya pun justru bisa sangat mengganggu. Bayangkan saja ketika sedang mandi dan hendak membasuh muka? Sudah pasti si kacamata akan membuat segalanya jadi berantakan. Belum lagi kalau sedang keramas dan shamponya tak sengaja menetes dari ramput dan masuk ke mata. Kita akan kerepotan saat harus membasuhnya dengan air. Jadi dianjurkan sekali untuk tidak memakai kacamata saat mandi.
  2. Mengemudi sepeda motor saat hujan. Ketika mengendarai sepeda motor, sudah pasti kita diwajibkan untuk mengenakan helm. Selain untuk keselamatan saat berkendara, helm juga bisa menyelamatkan kita dari undang-undang lalu lintas. Sayang kan kalau harus ditilang karena tidak mengenakan helm. Sementara saat hujan kita bisa merasakan bahwa suhu udara di balik helm jelas lebih hangat dibandingkan suhu bagian luar helm. Hal tersebut membuat kacamata kita berembun dan semakin menganggu penglihatan. Jadi jika kita memiliki penglihatan yang kurang baik, hindari berkendara sepeda motor saat hujan lebat.
  3. Makan bakso, soto atau mie. Ketiga makanan yang disebutkan barusan adalah tiga makanan yang menjadi belahan jiwa bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Makanan berkuah yang sangat lezat jika disantap saat masih panas. Kalau kita bicara tentang panas, kita akan berbicara dengan uap. Apabila teman-teman biasa mengenakan kacamata saat beraktivitas, sangat dianjurkan untuk melepasnya segera. Kenapa? Karena ketika kita menundukkan kepala menghadap ke arah makanan yang masih panas tersebut, otomatis lensa kacamata akan langsung buram seperti berembun karena uapnya. Coba saja lakukan.
  4. Minum minuman panas. Sama halnya dengan makanan di atas, minuman yang panas pun akan menganggu penglihatan. Coba saja ambil secangkir kopi panas. Sebelum meminumnya, teman-teman pasti akan meniup kopi tersebut. Saat itulah kacamata akan langsung buram dan semakin tak nyaman untuk digunakan. Walaupun efeknya tidak lama, tapi tetap saja menganggu.
  5. Foto. Kalau sekedar selfi menggunakan kamera ponsel tidak jadi masalah. Tapi kalau kamera yang digunakan sudah memakai feature lampu flash, akan lebih baik jika tidak memakai kacamata. Terkadang jika memakai kacamata hasil yang diperoleh justru akan nampak mengecewakan karena pantulan cahaya pada lensa kacamata.
  6. Olahraga. Walaupun tidak ada larangan memakai kacamata saat berolahraga, tapi nyatanya hal tersebut akan terasa menganggu ketika tubuh banyak bergerak. Jika ukuran kacamatanya pas, dipakai untuk berlari atau push up mungkin tidak masalah. Tapi jangan sekali-kali memakai kacamata saat harus melakukan roll depan atau roll belakang. Pengalaman yang pernah terjadi adalah kacamata yang dikenakan patah karena tekanan saat melakukan gerakan. Sedangkan saat berenang kita justru dianjurkan untuk memakai kacamata, tapi kacamata yang harus kita pakai adalah kacamata renang. Ingat! Kacamata renang. Bukan yang lain :D
  7. Menggendong anak kecil. Kalau anak kecil yang digendong masih berusia beberapa bulan tidak jadi masalah. Tapi kalau usianya hampir memasuki satu tahun dan mulai aktif bergerak, waspadahal sedikit. Si anak mulai punya keinginan untuk memegang segala hal disekelilingnya. Dan kacamata yang digunakan pun akan menjadi salah satu sasarannya.
  8. Tidur. Kalau yang satu ini semua orang juga tahu. Tidak mungkin ada orang yang dengan sengaja memakai kacamata saat akan tidur. Yang ada hanyalah orang yang kelupaan. Mungkin sedang membaca sambil berbaring di atas kasur kemudian ketiduran. Hal ini juga sering terjadi pada orang-orang yang memiliki jam kerja tinggi. Saat niatnya hanya istirahat sebentar di tengah pekerjaan yang menumpuk, tapi akhirnya tubuh yang lelah menghendaki untuk tidur. Jadilah tak sempat melepas kacamata.
Bagaimana? Setuju? Atau mungkin ada yang kurang dan perlu ditambahkan dari daftar aktivitas di atas? Tapi yang pasti, kita harus mengutamakan kenyamanan. Jangan sampai si kacamata yang niatnya membantu justru menganggu. Walaupun lensa kontak sudah hadir sebagai alternatif bagi para penderita gangguan penglihatan, tapi kacamata masih tetap menjadi idaman karena penggunaannya lebih mudah tidak membutuhkan cara-cara khusus.

5 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Marsupilami - Makhluk Cerdas Yang Bikin Gemas

7:40 PM nmhana 12 Comments



"Hoobah Hoobah..."

Hayo, siapa yang tahu binatang apa yang bersuara seperti itu? Bukan monyet loh yah. Kasih tahu sedikit ciri-cirinya. Binatang ini berbulu, jenis mamalia, punya ekor panjang yang berfungsi sebagai apa saja. dan pastinya binatang yang satu ini sangat cerdas.

Yap! Sebut saja Marsupilami.

Dulu ada salah satu stasiun TV swasta yang menayangkan film kartun berjudul Marsupilami. Bercerita tentang binatang langka yang super cerdas dan selalu menjadi buruan. Tak jarang si Marsupilami juga berhadapan dengan seekor harimau yang ingin memangsa anak-anaknya. Tapi untung saja usaha si harimau selalu gagal.

Dalam film, Marsupilami memiliki satu pasangan dan tiga anak yang sangat menggemaskan. Makanan favorit mereka adalah ikan piranha dan buah-buahan. Dan yang menarik dari kisah Marsupilami itu sendiri adalah tentang bagaimana fungsi ekor panjang mereka yang bisa menjadi apa saja. 

Seringnya ekor panjang itu digunakan untuk bergelayutan di pohon, terkadang untuk memetik buah-buahan, untuk menangkap ikan di sungai, untuk melompat dan bahkan untuk melawan musuhnya. Ujung ekornya juga bisa berubah seperti kepalan tangan yang super kuat untuk meninju lawan. Bahkan pemburu dengan pistol pun kualahan untuk menangkap binatang yang satu ini.

Sangat disayangkan memang karena film Marsupilami tidak ditayangkan lagi. Dijamin film kartun yang satu ini akan menghibur dan membuat kita tertawa lepas menyaksikan aksinya.

Bahkan film Marsupilami juga sempat dibuat ke dalam film live action. Saya sendiri belum pernah menyaksikannya. Semoga saja sesegera mungkin bisa menonton live action Marsupilami biar bisa membuat review untuk teman-teman semua.

12 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Dari Hana-Mon Sampai Hana Chan

6:51 PM nmhana 4 Comments

Sebelum saya memiliki nama populer Hana Chan, sebenarnya saya sudah punya nama panggilan lain yang lumayan populer juga di kalangan saudara-saudara saya. Saat saya masih SD, saya sempat memiliki nama panggilan Hana-Mon.

Kenapa Hana-Mon?

Simak cerita singkatnya...

Saat masih usia sekitar empat sampai lima tahun, saya sudah jadi penggemar film-film anime Jepang. Apa alasannya? Entahlah. Saya sendiri tidak tahu pasti, karena saat masih kecil saya hanya melihat gambar yang berwarna-warni dan bergerak. Dan saya langsung menyukainya.

Tapi, di antara sekian banyak film anime Jepang, ada beberapa film yang sudah saya gemari sejak masih sangat kecil. Dan di sini saya hanya akan menyebutkan empat judul film.

Doreamenom
Cerita tentang robot kucing dari abad 21. Kucing yang satu ini memang luar biasa hebat, apalagi dengan alat-alat super canggih yang disimpan di dalam kantong ajaibnya. Dijamin semua yang diinginkan bisa didapat. Walaupun ada keganjalan dari robot kucing yang satu ini. Kenapa kucing takut dengan tikus?


Digimon
Kalau film ini sebenarnya lebih digemari oleh anak laki-laki. Tentang kisah petualangan anak-anak yang terdampar di dalam dunia digital dan bertemu dengan para monster. Mereka bertarung dan melindungi satu sama lain. Dan yang menarik dari film ini adalah tentang perubahan wujud atau evolusi dari monster-monster yang dulunya kecil dan lucu menjadi monster yang super hebat. Penggemar film ini pasti kenal juga dengan salah satu mainan bernama Tamagochi.

Pokemon
Banyak orang mengenal film ini dengan sebutan Pikachu. Hampir sama dengan Digimon, tetapi cerita Pokemon nampaknya memiliki alur cerita yang lebih dekat dengan kehidupan sosial seperti kehidupan pada umumnya, hanya yang membedakan adalah orang-orang hidup berdampingan dengan makhluk yang disebut pokemon. Kebanyakan Pokemon tinggal di dalam sebuah bola berwarna merah-putih yang bisa keluar di waktu-waktu tertentu. 

Sailormoon
Kisah tentang para ksatria perempuan. Mereka yang awalnya hanya manusia biasa, sampai akhirnya mendapatkan kekuatan dan harus bisa mengalahkan musuh-musuh jahat yang mengancam keamanan bumi. Tokoh-tokoh kartun yang cantik dengan pakaian yang indah menjadikan film ini digemari oleh anak-anak perempuan. Termasuk saya.


Nah, setelah saya sebutkan 4 judul film anime tersebut, seharusnya kalian sudah tahu asal muasal nama Hana-Mon yang pernah saya sandang dulu.

Ya, karena keempat film itu memiliki akhir suku kata yang sama, yaitu "mon". Dan orang-orang jadi sering memanggil saya dengan sebutan Hana-Mon.

Tapi nama itu semakin memudar dimakan zaman. Dan begitu masuk SMP, saya yang masih tetap menggemari film anime Jepang jadi terkenal dengan nama panggilan Hana Chan. Itu adalah cara teman-teman memanggil saya. Dan kebetulan di dalam satu film anime Jepang favorit saya juga ada karakter yang bernama Hana Chan.

Dan hingga kini sebutan Hana Chan masih menjadi nama panggilan saya. Bahkan beberapa kawan terdekat memanggil saya "Chan", dan bagi orang yang belum begitu dekat akan berfikir kalau "Chan" adalah akhir suku kata dari "Shinchan" atau "Chibi Maruko Chan".

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Adakah Sosok Naruto di Dunia Nyata ???

6:01 PM nmhana 4 Comments


Siapa yang tak kenal dengan sosok anak laki-laki berambut kuning yang sangat senang berbuat ulah? Kalau bertanya pada para penggemar film anime Jepang, pastilah mereka mengenal sosok yang satu ini.

Naruto Uzumaki. Begitu nama lengkapnya. Anak laki-laki yang di dalam tubuhnya tinggal sesosok siluman rubah berekor 9. Dan sepeninggal orang tuanya Naruto harus menjalani hari-hari yang tak mudah.

Menjadi anak yang terasing dan dihindari oleh semua orang menjadikannya sosok yang begitu tegar. Sering kali ia berusaha mencari perhatian orang-orang di sekelilingnya dengan berbuat onar. Bahkan sejak awal masuk sekolah ninja pun Naruto sudah begitu sering menjahili teman-teman kelasnya.

Namun di balik sikap yang sering membuat orang kesal, Naruto juga adalah sosok yang patut dibanggakan karena beberapa hal berikut ini :

  1. Pantang Menyerah. Pernah melihat Naruto menyerah saat sedang bertarung? Rasanya hal itu hampir tidak pernah terlihat oleh mata. Sikap keras kepalanya adalah salah satu hal yang menjadikan Naruto juga mempunyai tekad baja. Ia selalu berusaha sekuat tenaga untuk mengalahkan musuh-musuhnya.
  2. Setia. Betapapun ia benci dengan sikap Sasuke yang begitu dingin, tapi Naruto selalu menganggap bahwa Sasuke adalah orang terpenting dalam hidupnya. Bahkan ketika Sasuke akhirnya memilih untuk pergi meninggalkan Konoha, Naruto tetap dengan ketulusan hatinya bertekad untuk membawa sahabatnya kembali.
  3. Rela Menolong. Tak ada dalam kamus Naruto bahwa kepentingan pribadi di atas kepentingan teman-temannya. Betapapun sulitnya keadaan Naruto, betapapun besarnya resiko yang harus ia tanggung, tetap dengan berani Naruto akan mengorbankan dirinya untuk dapat menolong teman-temannya. Bukan hanya untuk membuktikan kekuatan, tetapi juga karena rasa tanggung jawab dalam diri Naruto untuk bisa melindungi orang-orang terdekatnya.
  4. Bijak. Kehidupan sejak kecil yang tak mudah membuat Naruto memahami lebih banyak hal tentang kehidupan dibandingan teman-teman ninja yang lain. Dan di balik sosok usilnya pun Naruto memiliki satu sisi di mana ia dapat menjadi pribadi yang bijak. Tak jarang ia mampu memberi nasihat kepada teman-temannya.
  5. Motivasi Terbesar. Tidak disangka kalau semangat Naruto yang tak pernah surut pun menjadi satu motivasi terbesar bagi orang-orang di sekitarnya. Bahkan Iruka, gurunya pun merasakan betul bahwa Naruto merupakan salah satu sumber semangatnya. Kakashi, Jiraya dan Yamato pun mampu merasakan api semangat yang dinyalakan Naruto. Keberadaan sosok murid yang bersemangat tentu saja akan membuat gurunya tak mau kalah semangat. Dan itulah hal yang menjadikan Naruto begitu istimewa dibandingkan murid lainnya.
  6. Tak Takut Gagal. Terluka saat latihan, gagal menggunakan jurus sampai kesulitan mengendalikan kekuatan. Semua kegagalan yang menimpa tak membuat Naruto enggan mencoba. Justru setiap kegagalan yang ia dapatkan menjadi satu dorongan terkuat untuk terus meningkatkan kemampuan di dalam dirinya.
  7. Percaya Pada Impian. Impian terbesarnya menjadi seorang Hokage. Awalnya, semua orang mencaci dan meremehkan Naruto. Tapi setiap cacian itu tak menyurutkan kepercayaan dirinya. Setiap caci maki itu membuat Naruto semakin bersemangat dan bertekad untuk membuktikan ucapannya. 
Jadi, sebenarnya adakah sosok Naruto di dunia nyata?

Jawabannya ADA. Ada banyak sekali, dan mungkin di antara mereka, kalian adalah salah satunya. Apabila memang ada sosok seperti Naruto di dunia ini, maka saya yakin kalau orang tersebut akan bisa meraih impiannya sebagaimana Naruto yang berhasil menjadi seorang Hokage.

Ayo, jangan kalah dengan tokoh idola kalian yang satu ini. Pastikan kalau kalian juga punya kepercayaan, tekad kuat dan semangat juang untuk meraih cita-cita.

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Fenomena Instagram In Hand

9:36 PM nmhana 4 Comments

Suatu pagi, seperti biasa saat bangun tidur saya langsung meraih ponsel android di atas meja di samping tempat tidur. Yang saya cek pertama kali adalah notifikasi BBM atau Facebook. Dan setelah itu saya sempatkan untuk menengok kabar Instagram saya, siapa tahu ada tambahan follower atau komentar.

Dan pagi itu saya melihat salah satu teman saya yang mengunggah foto bergambar tangan dengan layer tampilan halaman instagram. Saya pikir itu biasa-biasa saja, tidak ada hal yang aneh. Sampai akhirnya menjelang siang saya mulai melihat fenomena yang bermunculan dan mulai membuat hati saya gelisah.

Satu persatu teman saya mulai mengganti DP BBM mereka dengan gambar serupa dan memeberi keterangan #InstagramInHand. Tak cuma satu dua tiga empat, tapi sampai belasan. Dan tak cuma di akun instagram dan BBM, fenomena #InstagramInHand juga ikut meramaikan beranda Facebook.

Wah, seketika itu saya langsung merasa ketinggalan jaman. Saya juga sepertinya harus mencoba mengunggah foto #InstagramInHand. 


Hahaha...
Setelah ikutan upload #InstagramInHand sekarang saya udah ngga ketinggalan jaman lagi.

Tapi walaupun sudah ikut-ikutan mengupload #InstagramInHand, saya masih dibuat penasaran dengan asal muasal fenomena yang satu ini. Telusur punya telusur, hampir semua orang yang mengikuti tren ini beralasan "biar kekinian" atau "ikut-ikutan" ada juga yang beralasan "biar dibilang gaul" dan masih banyak lagi.

Sayang sekali, saya belum tahu pasti siapa pencipta fenomena yang membuat beranda jejaring sosial saya dipenuhi oleh gambar-gambar tangan dengan screenshot tampilan instagram seperti itu.

Bagaimana dengan kalian? Mau coba untuk ikut meramaikan #InstagramInHand?

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

I Can Be Everything

8:47 PM nmhana 1 Comments

Pagi tadi saya memulai rutinitas seperti biasa. Setelah bersiap-siap, segera saya berangkat kerja. Jangan lupa untuk sarapan karena saya harus mengayuh sepeda sampai kantor. Ya, begituh aktivitas saya di pagi hari. Jadi mari berkenalan dulu dengan salah satu sahabat setia saya yang satu ini.

Akhirnya impian saya untuk memiliki sepeda seperti itu sudah terwujud. Dan tidak menyangka juga kalau sepeda itu akan digunakan untuk berangkat ngantor hingga saat ini.

Sudah setahun lebih sepeda itu jadi teman sehari-hari saya. Dan saya rasakan kalau sepeda itu mulai kurang nyaman dikendarai. Saat melewati jalan yang bekerikil mendadak sepeda saya seperti mau hancur saja. Suaranya benar-benar mengganggu telinga, sampai-sampai tanpa harus membunyikan bel orang-orang sudah tahu kalau saya lewat. 

Saya mulai berencana untuk menyervisnya saat hari libur. Tapi sebelum diservis tadi pagi ada satu kejadian yang bikin saya mengaga tak percaya. Saat sedang melalui jalan menanjak menuju jalan raya, saya mendengar suara ledakan. Bukan ledakan bom, lebih mirip seperti letusan balon tapi yang ini terdengar lebih keras. Bersamaan dengan itu mendadak sepeda saya berat di kayuh. Dan begitu melihat ke bawah, saya dibuat terkejut melihat keadaan ban dalam roda belakang sepeda saya sudah muncul sampai ke luar. Ternyata ban luar dan ban dalam sepeda saya benar-benar pecah.

Alhasil sepeda itu saya titipkan dan harus berangkat ke kantor dengan menggunakan angkot. Sejauh ini belum ada masalah apa-apa. Tapi menjelang pulang kerja, saya baru ingat kalau saya harus pulang dengan berjalan kaki. Sebenarnya saya bisa naik angkot lagi, hanya saja saya tak begitu suka kalau harus menunggu angkot cukup lama. Jadi jalan kaki menjadi satu-satunya pilihan. Ini tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi cuaca siang tadi benar-benar panas. Untungnya saya tidak pernah tahu dengan kulit yang menghitam kena paparan sinar matahari. Saya juga tidak terlalu takut kalau harus berjalan cukup jauh sampai ke rumah. 

Tapi perjalanan pulang kerja tadi benar-benar menguras tenaga. Keringat bercucuran banyak sekali. Sudah cukup lama saya tidak merasakan sensasi berjalan di siang bolong seperti ini. Dan lumayan juga untuk latihan fisik. 

Begitu tiba di rumah langsung disambut oleh gitar yang tergantung di dinding kamar dan minta dimainkan. Saya tidak bisa menolaknya, jadi saya ambil gitarnya dan langsung membuat kegaduhan saat cuaca sedang panas di luar sana. Tetangga yang sedang tidur siang pun mungkin terganggu. Tapi tak apa lah, lagipula waktu itu sudah menjelang sore hari.

Menjadi musisi sekaligus penyanyi amatir. Kemampuan yang di bawah rata-rata tidak membuat saya enggan terus belajar. Ya, saya tidak berharap kalau ada orang yang menyukai bagaimana cara saya bermain gitar atau cara saya bernyanyi. Yang pasti itu akan membuat setiap orang menutup telinga.

Lelah bernyanyi dan bermain gitar, sekarang saatnya menyelami dunia kata-kata. Melanjutkan cerpen-cerpen dan novel yang sempat terbengkalai. Kemudian dilanjutkan dengan menulis di blog.

Ya, hari ini ada cukup banyak hal yang saya lakukan. Rasanya seolah-olah saya bisa menjadi apapun yang saya inginkan. And I love to be myself.

1 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Chef Hana Is Back !

12:51 PM nmhana 0 Comments

Selain punya hobi makan, saya juga sebenarnya punya hobi masak. Tapi terlalu banyak alasan yang bikin saya malas masak. Beberapa alasannya adalah karena kondisi dapur yang berantakan. Tidak mendukung untuk aktivitas seorang chef (mudah-mudahan suatu suatu saat nanti tercapai) seperti saya. Dan alasan kedua adalah karena bahan masakan yang tidak saya sukai. Alasan ketiga adalah karena sedang banyak tugas yang harus dikerjakan, alasan keempat adalah karena lagi nggak mood, dan alasan lainnya tidak bisa saya jelaskan karena belum teridentifikasi.

Nah, terinspirasi dari momen saat menginap di Tuwel, salah satu teman saya - sang tuan rumah, Wulan namanya masak bacem ayam pakai kecap bumbu bacem. Pas liat dia masak, saya sempat dibuat tertegun, kok masaknya gampang banget ya? Cuma rebus ayam, terus masukin kecap bumbu bacemnya, dikasih penyedap sedikit, dikasih garam sedikit, tunggu mateng, trus angkat. Simpel banget, kan? Ngga pake ngulek bumbu segala. Dan begitu dicoba, ayam bacem masakannya luar biasa enak. Entah itu karena beneran enak atau karena cuaca di Tuwel yang lumayan bikin laper.

Dan hari ini, mama saya teriak-teriak mulu, "Hana, ayo dong masak. Mumpung libur. Anak perempuan harus bisa masak..." dan masih panjang lagi kalimat mama saya, tapi saya pas kebetulan lagi sibuk ngerjain tugas kantor. Tapi alhasil untuk mencegah mama saya teriak-teriak lebih lama, saya pun bangkit dari tempat duduk dan langsung mengambil bahan makanan ini itu buat dimasak.

Penginnya sih masak ayam bacem kaya yang pernah dimasak Wulan, tapi hari ini mama ngga belanja ayam, jadi terpaksa cuma bisa bikin bacem tahu tempe. Dan biar keren, saya kasih sosis juga. Adik saya langsung protes, "Masa bacem di kasih sosis?!", dan saya balas protesnya, "Ya biarin. Kalau ngga suka biar nanti saya sendiri yang makan."

Bacem yang keasinan
Dan akhirnya hari minggu ini saya berpetualang di dapur yang berantakan. Tidak disangka, masakan yang sedikit keasinan ini rasanya lumayan enak juga. Akhirnya jiwa seorang chef saya kembali. Ya, ini awal pekan yang menyenangkan untuk memulai aktivitas esok hari.

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Kehabisan Ide Menulis? No Way!

8:28 AM nmhana 12 Comments


Menulis itu bukan sekedar merangkai huruf menjadi kata dan merangkai kata menjadi kalimat. Tapi menulis itu juga harus punya sesuatu yang akan disampaikan. Percuma kalau kita menulis banyak kalimat tapi semuanya tidak memiliki makna. Hanya sebuah tulisan kosong maksud saya.

Nah, lalu bagaimana cara agar kita bisa tetap menulis walaupun sedang kehabisan ide? Sebenarnya tulisan itu tidak melulu tentang pengetahuan. Banyak juga tulisan-tulisan yang bisa kita buat dengan tujuan lain. Tulisan yang bisa menghibur, tulisan yang bisa memberi motivasi, tulisan yang sekedar untuk berbagi pengalaman, serta masih banyak lagi hal yang bisa kita tuangkan dalam tulisan.

Biasanya, saat otak sedang cemerlang dan dibanjiri ide, kita akan dengan mudah menemukan topik tulisan. Itu adalah masa-masa emas yang tidak boleh dilewatkan seorang penulis, apalagi oleh penulis blog yang ingin blognya selalu up to date.

Tulislah apa saja ide yang menghinggapi kepala. Kalaupun saat itu sedang tiduran, segeralah bangkit dan tuangkan ide tersebut. Ide yang cemerlang tidak menghinggapi kepala setiap saat. Kadang dia datang tiba-tiba, dan pergi pun tiba-tiba. Jangan sampai terbesit rasa malas untuk menulis ketika kondisi pikiran kita sedang jernih. Bisa jadi dari pikiran yang jernih itu kita bisa menghasilkan karya yang luar biasa hebat.

Lalu, apa yang mesti kita lakukan kalau kita kehabisan ide menulis? Penulis juga bisa menemukan titik buntu loh. Tidak bisa dipungkiri kalau penyebab utama habisnya ide adalah karena suasana hati yang kurang baik. Kalau mood sudah kacau, hasrat untuk menulis pun ikut lenyap. Bahkan hal-hal menarik di sekeliling kita pun luput dari pandangan. Nah, bagaimana mensiasati hal ini?

Saat pikiran sedang kacau, coba untuk duduk santai  sambil bersandar. Atau coba istirahatkan tubuh dengan berbaring di atas tempat tidur. Jangan lupa siapkan musik-musik dengan alunan nada yang sedikit klasik, atau putar lagu apapun yang kalian suka. Pejamkan mata, nikmati alunan musiknya. Kalau fisik kalian merasa lelah, mungkin kalian akan tertidur. Tapi kalau saat itu hanya perasaan kalian yang sedikit tak tenang, setelah melakukan hal ini kalian pasti akan merasa lebih baik. Dan biasanya setelah melakukan hal tersebut, mood kita akan segera kembali. 

Ide menulis itu bisa datang dari mana saja. Tapi untuk memulai membuat sebuah karya, hal pertama yang harus bisa dikendalikan adalah mood kalian. Itu sebabnya, saya anjurkan untuk bisa mengontrol emosi terlebih dahulu saat hendak menulis. Dengan mood yang stabil, kalian akan bisa melihat sesuatu dengan cara pandangan yang luas.

Selain mengendalikan suasana hati, kalian juga harus mulai memperhatikan sesuatu, entah itu sesuatu yang besar atau sesuatu yang kecil sekalipun. Lihat dengan seksama hingga pada detailnya. Semakin banyak melihat, otak kita akan semakin terasah untuk mengkritisi hal yang ditangkap mata. Entah itu hal yang positif atau hal yang dipandang bukan dari sisi positifnya. Bahkan semut yang berjalan di dinding pun kalau diperhatikan bisa dituangkan menjadi sebuah tulisan yang luar biasa. Masih ingat kan dengan lagu Kisah Kasih di Sekolah? Sang penulis lagu itu pun pasti terinspirasi oleh deretan semut yang pernah dilihatnya.

Nah itu dia. Jadi ketika kehabisan ide menulis, kalian harus mulai mempertajam penglihatan. Karena sebenarnya apa yang ada di sekeliling kita adalah sumber inspirasi yang tidak akan pernah habis dimakan masa. So, tidak ada istilah kehabisan ide. Kita mungkin harus lebih cekatan dalam menangkap fenomena yang ada di sekitar kita dan menjadikannya sebagai ide tulisan.

12 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Hal Yang Dikangenin Waktu Masih Sekolah

7:41 PM nmhana 8 Comments


Siapa yang sekarang masih sekolah?

Siapa yang dulu pernah sekolah?

Siapa yang pengin lanjutin sekolah?

Masa-masa sekolah itu masa-masa paling ngangenin loh, sob. Katanya. Tapi kayanya iya deh. Yakin 100% deh kalau teman-teman semua pas masih sekolah pasti pengen cepet-cepet lulus, trus kerja dan bisa gajian. Pasti itu. Ayo ngaku, ayo ngaku. Tapi pas udah lulus pasti pengin balik jadi anak sekolahan lagi. Bener kan? Ayo ngaku, anyo ngaku.

Kalau hal kaya gitu terjadi, sebenarnya wajar kok. Hampir 100% remaja pernah merasa kangen sama masa-masa sekolahnya dulu. Alesan mereka kangen sama masa-masa sekolah itu ada banyak. Diantaranya :
  1. Kangen dikasih uang jajan sama ortu. Ya, uang jajan itu ibarat hak yang harus kita terima selama menjadi anak sekolah. Terlebih lagi buat teman-teman yang sekolahnya mesti naik angkot. Ngga mungkin kan kalau kita mau ngebon dulu sama tukang angkotnya trus bayar pas kita udah kerja? Selain buat naik angkot, uang jajan juga dipake buat jajan. Ngga ada anak sekolah yang ngga doyan jajan, kecuali kalo mereka punya alasan khusus yang super super khusus. Dan buat anak sekolah yang baik, biasanya dia rajin menabung. Uang jajan pasti bakalan disisihin buat beli sesuatu yang bermanfaat. Itu anak baik. Tapi kalau yang kurang baik, mana sempat dia nabung. Buat jajan aja kadang sampe ngutang sama ibu kantin. Dan kebutuhan yang paling sering menguras uang jajan anak sekolah adalah fotocopy. Itulah rumitnya keuangan anak sekolah.
  2. Kangen kebut-kebutan sama satpam yang jaga gerbang. Masa sekolah kalian ngga asik kalau kalian belum pernah ngerasain yang namanya berangkat kesiangan. Kadang turun dari angkot kita mesti lari-lari, kejar-kejaran sama pak satpam yang udah mau nutup gerbang sekolah. Kita berasa kaya atlet lari yang hampir sampai ke garis finis. Dan kalau akhirnya kita terlambat beberapa detik setelah pintu gerbang ditutup, kita mesti rela terima hukuman untuk menyapu halaman sekolah yang super luas. Dan yang bikin sebel lagi kalau cuacanya berangin. Dua jam dihukum pun halaman ngga bakal bersih.
  3. Kangen nyontek. Siapa yang dulu pernah nyontek? Ayo ngaku. Ngga usah malu. Nyontek itu hal yang wajar kok buat anak sekolah, walaupun akan lebih baik kalau kita berusaha buat ngga nyontek. Ayah Ibu saya sendiri pernah bilang, "Ngga papa kalau kamu kasih contekan ke teman, tapi kalau bisa kamu jangan sampai nyontek sama teman yang lain." Itu artinya saya mesti ikhlas pas ngasih contekan, dan jangan mengharapkan imbalan, apalagi balas dikasih contekan. Tapi sensasi jadi anak sekolah itu memang pas nyontek. Ulangan pelajaran yang super sulit, dijaga guru yang super killer, saat itulah adrenalin anak sekolah diuji. Mampukah kalian melawan rasa takut itu?
  4. Kangen ngerjan PR di luar kelas. Kadang guru ngasih PR buat siswanya, trus pas harus dikumpulin, beberapa siswa bilang kalau mereka belum mengerjakan PR. Alhasil mereka disuruh keluar dan ngerjain PR di luar kelas. Sebenarnya siswa juga manusia biasa. Mereka pasti punya alasan kenapa ngga ngerjain PR. Lupa adalah alasan klasik dan paling sering dipakai oleh kalangan anak sekolah. Nampaknya si 'lupa' mendapat rangking 1 di antara alasan-alasan lain yang bikin anak sekolah ngga ngerjain PR. Selain lupa, alasan buku ketinggalan, PR susah, buku yang basah gara-gara hujan sampe buku yang hilang pun tak kalah ngehitsnya.
  5. Kangen jajan di kantin. Siapa anak sekolah yang ngga seneng pas jam isitrahat datang? Kecuali buat mereka yang uang jajannya sudah habis sebelum jam istirahat bunyi pastinya. Semua siswa saling beradu kecepatan menuju ke kantin. Apa alasannya? Tentu saja supaya mereka bisa memesan makanan sebelum kantin jadi super ramai. Nyebelin juga kan kalau jam istirahat cuma dihabisin buat ngantri beli makanan, pas makanan sampe, bel masuk udah bunyi. Alhasil makan cepet-cepet, keselek dan pingsan. Jangan sampe deh ada kejadian kaya gitu. So, kalian mesti pinter-pinter beradu kecepatan sama yang lain.
  6. Kangen didenda sama petugas perpustakaan. Percaya atau ngga, dulu saya pernah pinjam buku dan telat ngembaliin sampai satu tahun. Bisa dibayangin berapa denda yang mesti di bayar. Kala itu terlambat satu hari saja dendanya Rp. 600. Saya maju mundur buat ngembaliin buku. Takut kalau petugas perpusnya bakalan marah-marah, ditambah lagi uang jajan saya yang pasti bakalan ludes cuma buat bayar dendan keterlambatan ngembaliin buku. Bahkan nama saya sampai dipasang di papan depan pengumuman. Malu juga sih, tapi saya takut. Ya, untungnya sebelum kelulusan saya sudah memberanikan diri buat ngembaliin itu buku, dan ternyata petugas perpustakaan yang baik hati ngga minta saya buat bayar denda sebanyak perhitungan yang semestinya. Jadi keterlambatan 1 tahun itu cukup dibayar dengan Rp. 23.000
  7. Kangen kerja kelompok. Sebenarnya dalam kerja kelompok itu ngga semuanya beneran kerja. Kalaupun iya, mereka paling cuma ikutan nimbrung sebentar, biar bisa dianggap sebagai anggota. Tapi yang pasti, si ketua kelompok yang paling cerdas itu bakalan menghandel semua tugas. Yang lain malah asik bercanda, main sendiri dan tinggal nerima beres aja. Ya, itu dia senengnya jadi anggota kelompok, dan untungnya kelompok selalu diketuai sama siswa yang paling cerdas. Jadi selain kita happy, kita juga dapat nilai bagus.
  8. Kangen bolos sekolah. Hayoooo... siapa yang pernah bolos di sekolah? Kalau kalian pernah bolos dan ketahuan sama salah satu guru, sudah pasti itu bakalan jadi salah satu momen paling dikangenin setelah lulus nanti. Dijamin deh.
  9. Kangen sama si dia. Tidak bisa dipungkiri kalau masa sekolah itu jadi masa-masa yang paling indah kalau kita udah ngerasain yang namanya fall in love. Entah itu sama kakak kelas, sama teman kelas tentangga, sama teman sekelas atau bahkan sama teman sebangku. Hari-hari kita di sekolah mendadak jadi cerah meski cuaca mendung, hujan deras dan kilat menyambar. Tapi pas patah hati, bunga mawar pun hanya dilihat durinya saja. Tapi si dia juga bisa jadi salah satu motivator terbesar, sumber semangat yang paling hebat.
Nah, hal-hal apa aja yang kalian kangenin selama masih sekolah? Buat teman-teman yang masih sekolah, coba deh kalian nikmati semua momen-momen yang ada di dunia kalian saat ini. Suatu saat nanti, kalian pasti kangen dan pengin punya yang namanya mesin waktu. It's impossible, jadi kalian mesti bisa menjadikan setiap waktu yang berlalu menjadi kenangan yang indah di masa depan. 

8 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Keseruan Bersama Teman Komunitas - Edisi Perdana

5:36 PM nmhana 2 Comments

Ini foto pas acara hunting ke-2

Hobi fotografi sebenarnya sudah ada dalam diri saya sejak dulu. Sejak duluuuu sekali. Bahkan jauh sebelum ada HP Android yang marak sejak beberapa tahun terakhir. Dulu, saat pertama kali pegang HP dengan kamera VGA saja saya sudah hobi jepret sana-sini. Seru aja. Itu hal pertama yang saya rasakan. Kemudian kualitas kamera ponsel yang semakin meningkat, dari VGA ke 1,3 MP. 

Kemudian saya beruntung pernah merasakan bagaimana kerennya memegang kamera N Series dari Nokia. Kebetulan Nokia N73 adalah salah satu HP yang pernah menemahi hari-hari saya. HP dengan kamera 3,2 MP itu juga sangat lumayan untuk mengambil gambar. Apalagi dengan adanya fitur auto fokus. Benar-benar sudah seperti digitar kamera saja.

Sejak saat itu saya benar-benar menyukai dunia fotografi dan bercita-cita menjadi fotografer wanita terkenal macam Nicholine Patricia. Siapa tahu mimpi itu bisa jadi kenyataan suatu saat nanti.

Pada awal Januari lalu, saya dan teman saya mencoba untuk mengikuti sebuah Workshop Basic Photography. Acara tersebut diselenggarakan oleh salah satu komunitas fotografer di Tegal pada grand opening sebuah rumah makan. Kala itu saya berangkat bersama dua teman yang lain. Dengan lenggangnya begitu tiba di lokasi kami langsung mendaftar ulang. Dan cukup dibuat kaget juga saat melihat kalau orang-orang yang hadir membawa kamera DLRS mereka masing-masing.

Ibaratnya anak ABG, kita itu yang paling cupu di antara mereka semua. Kita belum tahu apa-apa tentang kegiatan-kegiatan seperti ini. Dan memang sangat fatal ketika menghadiri acara workshop fotografi dan hunting bersama tanpa membawa kamera. Mental kami sempat down kala itu. Tapi untungnya ada salah satu teman yang bersedia meminjamkan kameranya. Di situlah saya mulai merasakan kesan positif pada acara ini. Teman-teman komunitas yang sangat welcome membuat kami tak canggung lagi. Bahkan insiden kamera tanpa memori pun berhasil diatasi setelah salah satu panitia bersedia meminjamkan memorinya. Saya pribadi semakin mencintai komunitas ini.

Semua orang yang ada di sekeliling kami adalah orang-orang baru bagi kami. Tapi mereka begitu senang menyambut keberadaan kami yang masih cupu-cupu ini. Mereka memang para fotografer andal, bahkan beberapa di antaranya bisa dibilang sudah profesional. Nampaknya kegiatan semaca ini memang harus sering diadakan untuk dapat meningkatkan skill serta kecintaan para fotografer pemula. Saya pun begitu, berharap bisa belajar banyak dari teman-teman komuitas.

Kemudian pada bulan berikutnya, komunitas fotografi pantura mengadakan even silaturahmi sekaligus acara hunting bareng di Guci. Itu adalah salah satu acara yang saya hadiri dengan peserta yang cukup banyak. Bahkan tak sedikit pula para fotografer dari luar kota yang sengaja datang ke Tegal.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Wisata Edukasi di Museum Geologi Bandung

3:48 PM nmhana 0 Comments


Bicara tentang yang namanya karya wisata. Hal itu pasti identik sama yang namanya anak sekolah. Dan saya pun pernah mengikuti kegiatan tersebut waktu masih sekolah. Pas kelas VIII SMP sama pas kelas XI SMK. Saya pikir cuma itu masa-masa di mana saya bisa mengikuti kegiatan yang namanya karya wisata. Tapi ternyata tidak. Saya dapat kesempatan buat ikutan karya wisata sama siswa-siswi SMP Negeri 1 Slawi. Kebetulan, tanpa direncanakan saya masuk ke dalam susunan panitia, jadi saya pun diberi kesempatan untuk bisa ikut kegiatan itu.

Sepanjang jalan saya mengenang masa lalu. Dulu saya pernah menjadi siswi di SMP Negeri 1 Slawi. Dulu saya ikut karya wisata sebagai seorang siswa, tapi sekarang saya bukan lagi seorang siswa. Dulu saya duduk di bangku bersebelahan dengan teman-teman saya, tapi sekarang saya duduk bersama dengan Bapak/Ibu guru dan sama-sama menjadi pendamping siswa. Sulit dipercaya sebenarnya.

Salah satu kunjungan pertama dari kegiatan karya wisata kali ini adalah Museum Geologi Bandung. Dulu pun saya pernah mengunjungi museum saat karya wisata SMK, hanya saja kala itu museum yang saya kunjungi adalah Museum Bank Indonesia. Jadi ini adalah kali pertama bagi saya untuk mengunjungi tempat wisata edukasi yang satu ini.

Begitu bus terparkir di tepi trotoar, semua siswa langsung berebut turun. Kalau saja saya adalah seorang siswa, saya pun pasti akan ikut berebut untuk turun. Tapi sekarang saya bukan lagi seorang siswa, jadi saya turun terakhiran aja.


Halaman Muesum Geologi ini sangat luas, dihiasi rumput hijau dan tanaman bunga. Saya tidak mau melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen ini. Langsung saja saya potret sana potret sini. Saat antre untuk masuk ke dalam, semua pengunjung diberi tiket masuk satu-satu. Saya cukup kaget ketika melihat harga tiket masuknya. Hanya Rp. 2000. Itu adalah harga yang sangat murah untuk sebuah kunjungan ke tempat yang luar biasa ini.



Begitu masuk ke dalam, kami langsung disambut oleh sebuah fosil gajah purba yang ukurannya super besar. Itu hanya tulang belulangnya, Tidak terbayangkan kalau ada gajah yang sebegitu besar hidup di hadapan saya. Kemudian seorang pemandu mengarahkan saya dan rombongan yang lainnya untuk memasuki pintu yang berada di sisi kanan ruang utama. Di situ saya bisa melihat lebih banyak lagi fosil-fosil purba. Bahkan ada pula fosil Tirano Saurus yang dalam film-film selalu menjadi tokoh antagonis. Dari dalam ruangan tersebut kita bisa belajar tentang sejarah kehidupan dari masa ke masa.


Setelahnya kami semua diajak untuk menaiki anak tangga menuju ke lantai dua. Di lantai dua terdapat dua ruangan. Ruangan yang pertama adalah ruangan yang di dalamnya menyajikan berbagai macam hal yang berkaitan dengan manfaat dan becana geologi. Di situ saya sempat dibuat bingung ketika melihat ada bangkai sepeda motor yang nampak lusuh dan berbalut benda mirip bebatuan berwarna putih. Apa itu juga fosil sepeda motor zaman purba? Memangnya di zaman purba ada sepeda motor?


Saya kembali dibuat bingung ketika di dekat bangkai sepeda motor tersebut terdapat setrika, televisi dan beberapa benda elektronik lain yang kondisinya serupa dengan sepeda motor tersebut. Jadi, apa benda-benda ini juga merupakan peninggalan zaman purba?

Tiba-tiba saya melihat sebuah tulisan yang berisi keterangan gambar tersebut. Oooo... Barulah saya tahu kalau sepeda motor dan benda elektronik itu adalah salah satu gambaran dari dampak awan wedhus gembel setelah meletusnya Gunung Merapi. Dan setelah itu rasa bingung saya pun lenyap seketika.

Setelah melihat-lihat, kembali para pengunjung diarahkan untuk memasuki ruangan di sisi lainnya. Ruangan kali ini menyimpan berbagai macam sumber daya geologi. Ada banyak jenis batu-batuan, minya bumi dan lainnya. Kemudian kunjungan ditutup dengan disaksikannya sebuah film dokumenter. Saya sangat menyukai film tersebut. Film berduarasi pendek yang membahas tentang "Kenapa ada fosil binatang laut di puncak Gunung Everest?"



Selama menyaksikan film tersebut kita seperti diajak berjalan-jalan dengan mesin waktu. Menyusuri tempat dari masa ke masa. Melihat keadaan masa lampau hingga masa sekarang. Dan akhirnya pertanyaan di awal film tersebut pun terjawab hingga saya tidak lagi dibuat penasaran.

Tak heran kalau Museum Geologi Bandung menjadi salah satu tujuan wisata edukasi favorit para pelajar. Di situ kita diajak untuk mempelajari tentang geologi dengan cara yang menyenangkan. Bahkan tak hanya pelajar, Bapak/Ibu Guru yang ikut serta pun nampak sangat menikmati kunjungan wisata kali ini.

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Rindu Teman-Teman Seperjuangan Kala SD

10:02 PM nmhana 0 Comments

Teruntuk teman-teman Alumni SD Kalisapu 02 Tahun 2006

Ketika SD dulu, kita punya banyak teman. Mereka bukan sekedar teman di sekolah, tapi mereka juga adalah teman bermain kami setelah pulang sekolah. Mengenang masa lalu itu, kadang membuat senyuman ini timbul tanpa disadari. Indah sekali masa lalu ketika bermain bersama teman-teman. Permainan yang sederhana dan jauh dari teknologi. Tapi semua itu justru menjadikan hubungan di antara kami begitu erat.

Begitu lulus SD, kami melanjutkan SMP. Satu persatu teman mulai tercerai berai, ada yang masuk sekolah A, ada yang masuk sekolah B, C dan sebagainya. Waktu bagi kami untuk berkumpul pun semakin terbatas. Dan sering kali hal tersebut menimbulkan rasa rindu untuk dapat bertemu lagi di dalam satu waktu yang sama, di tempat yang sama layaknya masa-masa yang telah berlalu.

Kemudian lulus SMP kami melanjutkan ke jenjang SLTA. Semakin banyak kesibukan di sekolah, semakin menyita waktu bagi kami untuk bertemu. Kami pun semakin sulit untuk meluangkan waktu bersama. Ya, itu adalah hal yang membuat rasa rindu kemudian timbul.

Akhirnya inisiatif dari salah satu teman muncul. Setelah lebaran beberapa tahun lalu, kami sepakat untuk mengadakan reuni. Ya, dan ternyata yang datang lumayan banyak. Di situ kami bisa saling bercerita dan melepas rindu. Ketika SD dulu kami selalu bermain bersama-sama, entah itu dengan teman laki-laki atau perempuan. Tapi apa yang terjadi ketika kami bertemu di acara reuni? Beberapa di antara teman-teman menjadi begitu diam dan kaku. Hanya saling pandang kemudian tersenyum malu.

Kami sadari bahwa kami bukan lagi anak-anak seperti waktu beberapa tahun silam. Ya, biarpun tak bisa untuk menciptakan keseruan seperti dulu, tapi kami tetap menikmati momen-momen ketika duduk dan berkumpul bersama. Meskipun hanya dengan segelas air dingin dan sepiring gorengan panas, itu sudah cukup untuk mengobati rindu setelah sekian lama kami tak jumpa.

8 tahun sudah berlalu sejak kami duduk di kelas yang sama. Dan tidak menyangka kalau sekarang kami telah tumbuh menjadi sosok-sosok yang mulai memunculkan jati dirinya. Semua nampak begitu bekerja keras untuk meraih kesuksesan, begitu juga dengan dia, dia , dia, saya dan semuanya. 

Kemudian pernah ada seseorang yang bertanya dengan ekspresi herannya, "Jadi masih sering kumpul-kumpul dengan teman SD? Hebat sekali."

Apa cuma kami yang masih sering berkumpul seperti ini? Rasanya menyenangkan saja kalau kita bisa berkumpul dengan kawan lama, kawan yang menjadi saksi bagaimana kami berjuang untuk bisa membaca huruf dan menjumlahkan angka.

Waktu yang berlalu tidak akan pernah mencegah kami untuk bisa bertemu kembali. Karena sebenarnya kami saling merindukan untuk dapat saling berbagi pengalaman, saling mengevaluasi diri dan saling memotivasi. Itulah inti dari perjuangan bersama para sahabat. Kita adalah tetap seperti kita yang dulu. Tapi kini kita punya kekuatan lebih untuk menjadi lebih baik dan menjadikan teman-teman kita pun lebih baik.

Miss you all ...

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

[Movie Review] : Stand By Me Doraemon : The Last Movie - Episode Terakhir

8:32 PM nmhana 2 Comments


Setelah mengupas tentang Naruto The Las Movie, sekarang giliran film Doraemon yang akan kita bahas kali ini. Walaupun sebenarnya sudah cukup terlambat untuk membahasnya, tapi saya masih merasa punya tanggungan karena salah satu curahan perasaan saya belum tersampaikan. Jadi lebih baik terlambat saat ini daparipada sangat terlambat di kemudian hari.
Siapa orang yang tak kenal dengan sosok robot kucing berbentuk bulat yang super ajaib ini. Doraemon adalah satu tokoh kartun yang saya kenal pertama kali. Jauh sebelum mengenal Naruto, Bleach dan film-film kartun Jepan lainnya. Bahkan film ini sudah ada sejak duuuuluuuu sekali. Sejak kakak-kakak saya masih kecil pun Doraemon sudah muncul di layar TV.

Yang bikin saya heran dari film Doraemon adalah kenapa saya tidak pernah menonton episode Doraemon yang sama? Sebenarnya ada berapa jumlah episode film tersebut? Bahkan kakak-kakak saya pun tidak pernah melihat film Doraemon tayang dengan judulnya yang sama.  Ajaib sekali film ini.

Karena Doraemon adalah satu kartun yang sudah dikenal sejak usia dini, ia jadi begitu akrab dengan semua orang yang pernah merasakan masa kanak-kanak. Bahkan robot kucing yang satu ini telah mampu menghipnotis dan membuat orang berangan-angan, “andai saja aku punya kantong ajaib Doraemon.” “Andai saja aku punya pintu kemana saja dan baling-baling bambu.”

Nyatanya Doraemon tidak hanya digemari oleh kalangan anak-anak. Orang dewasa dan orang lanjut usia pun menyukai sosoknya yang mampu melakukan apa saja dengan bantuan alat-alat super canggih abad 21. Ditambah dengan keseruan ceritanya bersama Nobita yang malas belajar dan selalu dijahili.


Dan di penghujung 2014 lalu, akhirnya cerita Doraemon menemui episode terakhirnya. Sebenarnya The last movie yang satu ini lebih seperti rangkuman cerita dari awal Doraemon bertemu dengan Nobita sampai akhirnya Nobita meraih kesuksesan.



Film Doraemon yang biasanya membuat saya tertawa sekarang justru membuat saya sedih. Saya bahkan sampai menangis menyaksikannya. Bagaimanapun juga melepaskan sosok yang telah lama tinggal bersama selalu terasa berat. Hal itu juga yang membuat saya menyayangkan film Doraemon yang harus berakhir.




Walaupun di akhir cerita Doraemon tetap tinggal bersama Nobita, tapi kisah tentang perjuangan Nobita itu sendiri yang membuat saya terharu. Ternyata di balik sosoknya yang lemah masih ada kemauan keras untuk berjuang sekuat tenaga.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

[Movie Review] : Naruto The Last Movie - Episode Terakhir Naruto : Tamat

2:45 PM nmhana 4 Comments


Awal mengenal Naruto saat itu masih SMP. Sepertinya saya adalah satu-satunya perempuan di dalam kelas yang menyukai Naruto. Saya mengoleksi banyak hal tentang Naruto, mulai dari gambar, poster, film bahkan komik. Dari situ saya mulai mengenalkan Naruto pada teman-teman bermain lainnya. Bahkan, teman saya yang dulunya bilang, "Kartun aja disukai." sekarang juga ikut jadi salah satu penggemarnya. Dari situlah saya mulai punya kawan yang bisa diajak share tentang film kartun yang mayoritas digemari anak laki-laki.


Saya terus mengikuti perjalanan Naruto mulai dari masa-masa pertama masuk sekolah ninja sampai pada episode Naruto Shippuden. Dari situ saya merasakan kalau sosok Naruto semakin lekat dalam hidup saya. Apalagi kakak adik saya yang laki-laki juga sangat menyukai film ini. Jadi saat di rumah ada teman yang bisa diajak nonton bareng.


Karakter Naruto yang begitu kuat menjadikannya mudah untuk dikenali. Sikap nakal, ceroboh dan keras kepalanya mampu menghidupkan suasana dalam cerita. Dan sari situlah kita bisa melihat kalau sosok yang ceroboh seperti Naruto memiliki kemauan yang keras untuk mencapai cita-citanya sebagai hokage.


Perjalanan Naruto hingga 15 tahun menemani anak-anak yang sekarang telah beranjak dewasa. Hal itu membuat saya merasa kalau Naruto benar-benar sosok yang hidup dan tinggal di tempat nan jauh di sana. Usaha dan kerja kerasnya telah membuat ia meraih impian.

Hingga detik ini saya masih belum percaya kalau kisah sahabat ninja yang satu itu telah berakhir. Kalau ditanya soal Naruto, mungkin saya bisa menjelaskan kalau dia bukan lagi sosok kartun yang kehadirannya hanya sekedar untuk hiburan semata. Bahkan dia sudah menjadi salah satu sosok yang menginspirasi saya.


Biarpun Naruto telah berakhir dengan gelarnya sebagai Hokage ke-7 dan berkeluarga dengan Hinata serta memiliki 2 orang anak, ada sedikit rasa sedih di dalam hati saya. Naruto yang dulunya begitu keras kepala dan suka berbuat ulah telah menjadi pria dewasa yang begitu bijak sebagai pemimpin negaranya. Di situ saya merasa sangat rindu akan masa kanak-kanaknya yang penuh canda tawa dan kejahilan. 

Kalau saja saya bisa bertemu Naruto, ada banyak hal yang ingin saya tanyakan, di antaranya :

"Naruto, kenapa kamu harus jadi pria dewasa yang nampak serius seperti itu?"

"Naruto, tidakkah kamu rindu untuk berbuat jahil seperti dulu?"

"Naruto, kenapa sekarang rambutmu pendek?"

"Naruto, apakah Bolt bisa menjadi sosok yang sama sepertimu?"

"Naruto, kenapa harus ada episode terakhir?"

"Naruto, akankah kamu rindu dengan para penonton setiamu?"

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang muncul di dalam benakku. Masih belum rela kalau perjalanan Naruto harus berakhir.

Selain keseruan ceritanya, ada banyak pelajaran dari film Naruto yang bisa kita ambil. Yang pertama adalah tentang bagaimana dia memperjuangkan persahabatannya dengan Sasuke. Yang kedua adalah tentang bagaimana dia begitu bersemangat untuk bisa meraih cita-citanya, kemudian tentang usaha kerasnya, pantang menyerah dan rela berkorban untuk teman-temannya. Bahkan ia rela melepaskan orang yang dicintainya dan menerima kehadiran orang yang diam-diam selalu memperhatikannya.


Dan sekarang, saya hanya bisa berterima kasih kepada Mashasi Kishimoto, kreator Naruto yang telah meninggal ketika ada tsunami di Jepang beberapa tahun silam. Terima kasih telah menghadirkan sosok Naruto yang mampu menghibur dan memberi motivasi kepada kami semua.

Tapi ngomong-ngomong, lihat gambar di bawah ini :


Nampaknya walaupun sudah jadi Hokage, Naruto tetaplah sosok yang seperti dulu. Itu sedikit membuat saya merasa lega :D

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Hal Menyenangkan Jika Hidup di Desa

6:56 PM nmhana 1 Comments


Saya hanya bisa menulis judul itu karena faktanya saya memang seorang anak desa. Bahkan mulai dari kakek-nenek saya juga asli orang desa dan tidak pernah terfikirkan untuk pindah ke kota. Entah alasannya apa, keluarga saya tidak pernah mengutarakan hal tersebut. Tapi kini saya satu betapa asiknya tinggal di desa. Dan saya bersyukur untuk hal yang satu itu.
  1. Hal mengasikkan pertama yang saya rasakan adalah kalau di desa ada begitu banyak pekarangan kosong yang luas. Dari kecil saya dan teman-teman bisa menghabiskan waktu sejak pulang sekolah sampai sore hari. Di pekarangan yang luas kita bisa melakukan banyak hal. Mulai dari main kejar-kejaran, petak umpet, engklek, bikin rumah-rumahan, sampe panjat pohon segala. Itulah yang membuat saya tidak menyesal pernah merasakan masa kanak-kanak di desa.
  2. Kadang, kalau keluarga kita tinggal di desa, kalau sudah berkeluarga juga akan tinggal di desa itu. Dan akhirnya kita punya banyak saudara yang rumahnya berdekat-dekatan. Bahkan di samping kanan-kiri bahkan belakang rumah juga adalah saudara saya. Ya, tidak ada yang namanya kangen pengin ketemu saudara. Terkecuali kalau saudara yang memang merantau ke luar kota.
  3. Pas mau hari raya, orang-orang dari kota pasti menjalankan satu ritual yang namanya mudik. Mereka harus pesan tiket beberapa bulan sebelum jadwal pulang kampung. Harus berdesak-desakkan di antara panjangnya antrian. Macet di sepanjang perjalanan hingga tak dapat jatah mudik sebelum lebaran. Saya sendiri hingga sekarang belum pernah merasakan yang namanya mudik. Entah mudik itu seperti apa. Hanya mereka para rantauan yang tahu.
  4. Kalau kita sedang tidur dan tiba-tiba hujan turun, sementara jemuran masih di luar rumah, sudah pasti para tetangga akan berteriak, "Hujan, hujan... Jemurannya diangkat!" Hal itu sering terjadi. Bahkan tetangga saya juga sering teriak-teriak manggil orang yang lagi pada tidur siang kalau hujan turun. Itu semacam alarm otomatis menurut saya. Sangat membantu. Kalau di kota sepertinya belum pernah ada yang seperti itu.
  5. Saat salah satu orang yang sedang hajatan, sudah pasti para tetangga akan berbodong-bondong untuk membantu. Itu sudah seperti tradisi, dan hal itu juga yang membuat orang-orang di desa begitu erat kekeluargaannya. Apalagi karena wanita di desa mayoritas adalah ibu rumah tangga atau seorang wirausaha yang ativitas kesehariannya masih berada di lingkungan rumah.
Nah, itu dia beberapa hal yang saya rasakan benar enaknya jadi orang desa. Mungkin suatu saat, jika saya harus merantau ke luar kota, saya akan merindukan hal-hal itu.

1 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Holla !

2:44 PM nmhana 2 Comments


Holla sahabat blogger dan para blog walker yang sampai ke halaman ini. Senang rasanya bisa ada yang membaca sedikit cas-cis-cus saya sebagai pembuka awal di blog dengan domain dan tampilan yang baru. 

Akhirnya cita-cita saya untuk punya domain (dot) com bisa kesampaian. Walaupun prosesnya benar-benar rumit, tapi untung deh nggak gagal. Sayang kan kalau gagal di tengah jalan dan uang yang sudah saya keluarkan untuk membeli domain terbuang sia-sia.

Ternyata benar kata seorang blogger yang bilang "Kalau kita pakai domain sesuai keinginan akan menambah semangat untuk menulis di blog." Dan nampaknya perkataan itu sangat tepat. Ditambah lagi dengan tampilan blog dengan template responsif yang menjadikan blog saya semakin asik untuk ditelusuri.

Saya mengucapkan selamat datang kepada teman-teman semua. Semoga teman-teman semua berkenan untuk terus mengikuti update blog ini. Ya, saya sebagai blogger yang masih belajar juga mengharapkan kritik dan saran dari kalian semua.

Mari kita share pengalaman dan pengetahuan, suka dan duka dalam menjalani hari-hari. Pastikan kalau kita selalu menjadi motivator bagi diri sendiri dan orang lain. 

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Ketika Tidak Ada Listrik Di Dunia

7:07 AM nmhana 4 Comments




Kita semua adalah para generasi masa kini yang hidupnya sudah tergantung dengan keberadaan listrik. Bahkan saking tergantungnya, kita sampai-sampai hampir tidak merasakan keberadaan listrik itu sendiri. Tapi ketika mati lampu, barulah kita menyadari bahwa sebenarnya sepanjang hari ini ada listrik yang menunjang aktivitas kita semua.


Anak sekolah zaman sekarang paling tidak sudah memiliki satu perangkat komputer atau laptop. Bahkan kadang ada yang punya dua atau tiga. Selain untuk memenuhi tugas sekolah, kadang mereka juga memanfaatkan perangkat komputer untuk main game dan lain sebagainya.

Setelah perangkat komputer, kita kenal dengan yang namanya HP. Mulai dari dulu HP yang punya antena sampai HP sekarang yang bisa beroperasi hanya dengan lirikan mata. Memang super canggih teknologi zaman sekarang.


Kita terbang lagi, menjelajah dunia dengan internet. Kalau dulu internet hanya sebatas untuk mencari informasi atau berkirim e-mail, sekarang internet menyediakan banyak kelebihan. Di antaranya adalah dengan keberadaan aneka macam jejaring sosial yang bisa menghubungkan semua orang di dunia hanya dengan satu cara yang mudah. Tinggal klik, kemudian pesan terkirim. Dengan klik, kita bisa saling bertukar gambar. Dengan klik kita bisa saling bercakap-cakap bahkan bertatap muka secara langsung.


Semua yang ada seolah memanjakan setiap orang, khususnya para pemuda yang begitu peka terhadap perkembangan teknologi. Namun apa yang akan terjadi seandainya pasokan listrik di bumi ini telah habis dan tidak ada lagi sumber tenaga alternatif?


Bumi ini akan gelap ketika matahari terbenam. Semua perangkat elektronik akan menjadi sebuah rongsokan semata, pajangan di dalam lemari yang mengenangkan kita pada eksistensinya di era modern. Para remaja yang hampir tak pernah lepas menggenggap HP akan mulai gelisah. Sebagian dari mereka bahkan mungkin berfikir kalau dunia ini sudah berakhir.

Itu kalau dilihat dari sisi negatifnya. Tapi kalau ditengok sisi positifnya juga banyak kok. Dewasa ini perkembangan teknologi justru menjauhkan jarak antara mereka yang dekat. Ketika segerombolan anak-anak berkumpul dalam satu ruangan, tapi pikiran mereka terbang jauh dengan gadget yang dipegang. Entah itu SMSan, internetan, chatting, main game, dan lain sebagainya.


Sebagai generasi 90an, saya merasa bangga. Sepertinya kami adalah generasi terakhir yang pernah merasakan permainan tradisional yang kini tergantikan oleh kecanggihan media teknologi. Kalau dulu, saat jam istirahat di sekolah kita duduk di teras kelas kemudian ngobrol seru bareng teman-teman yang kala itu masih ingusan. Setelah pulang sekolah kita main kejar-kejaran, petak umpet, congklak, gobak sodor dan masih banyak lagi permainan yang bikin masa kanak-kanak begitu menyenangkan.

Miris juga melihat anak jaman sekarang yang masih TK saja sudah mainan HP. Padahal masih banyak hal menyenangkan lainnya di luar sana yang harus mereka nikmati selagi masih kecil. Selain itu kita juga bisa melihat dengan jelas kalau anak sekarang masih kecil saja sudah tahu cinta-cintaan, pacaran dan sebagainya. Itu salah satu dampak dari teknologi yang masuk ke dalam dunia anak-anak terlalu dini, Tayangan televisi pun terlalu sering memberi suguhan sinetron yang kurang pantas untuk disaksikan oleh anak di bawah umur.

Mungkin dengan tidak adanya listrik, anak-anak jaman sekarang bisa lebih menikmati masa kecilnya. 

4 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Tentang Blog Yang Hanya Update di Malam Minggu

5:21 PM nmhana 3 Comments

Tidak dapat dipungkiri lagi kalau sebenarnya ini sedikit ngenes, tapi ya sudahlah. Saya mau membuat pengakuan kalau takdir belum mempertemukan saya bertemu dengan seseorang yang bisa membuat malam minggu saya lebih berkesan.


3 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

Hallo, Blogger Personal !

3:43 PM nmhana 1 Comments

Hallo sobat, Blogger Personal! Wah, seneng deh bisa bikin tulisan ini. Itu artinya, sebentar lagi saya bakalan jadi bagian dari keluarga Blogger Enery. Nggak sabar buat bisa kenalan sama kalian semua.


1 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

[Movie Review] : Miracle In Cell No. 7

8:36 PM nmhana 2 Comments


Saya termasuk salah satu orang yang pernah menggilai film Korea. Puluhan Drama Korea sudah pernah disaksikan, dan kali ini salah satu teman saya merekomendasikan film berjudul Miracle In Cell No 7. Mendengar judulnya, saya mengira kalau ini adalah film horor. Apalagi teman saya berkata, "Kalau nonton film ini malam-malam. Sendirian kalo bisa." sudah pasti pikiran saya langsung terbang ke bayangan menyeramkan yang bisa membuat sulit tidur tiga hari tiga malam.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

[ Book Review ] : BENABOOK

4:21 PM nmhana 2 Comments


Sebenarnya minggu ini saya sedang tidak begitu bersemangat untuk menulis. Tidak ada inspirasi yang menghinggapi kepala sejak bangun tidur pagi tadi. Mungkin karena pikiran masih disibukkan sama pekerjaan di kantor. Apa boleh buat, akhirnya hari Minggu berakhir dengan cara yang cukup tragis, yaitu terbuang sia-sia.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.

[ Book Review ] : Kreatif Sampai Mati

3:18 PM nmhana 0 Comments


Kebetulan saya adalah salah satu pengikut website Penerbit Bentang Pustaka, jadi setiap kali membuka blog, update artikel di websitenya selalu muncul di beranda blogger. Sudah cukup lama saya melihat salah satu posting tentang buku terbaru Bentang Pustaka yang berjudul Kreatif Sampai Mati. Awalnya saya tak berfikir harus membeli buku itu, karena mungkin saja saya hanya melihat sepintas tanpa mencoba membaca review singkat di cover belakangnya.

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.