Dari Hana-Mon Sampai Hana Chan

6:51 PM Nur Mumtahana 4 Comments

Sebelum saya memiliki nama populer Hana Chan, sebenarnya saya sudah punya nama panggilan lain yang lumayan populer juga di kalangan saudara-saudara saya. Saat saya masih SD, saya sempat memiliki nama panggilan Hana-Mon.

Kenapa Hana-Mon?

Simak cerita singkatnya...

Saat masih usia sekitar empat sampai lima tahun, saya sudah jadi penggemar film-film anime Jepang. Apa alasannya? Entahlah. Saya sendiri tidak tahu pasti, karena saat masih kecil saya hanya melihat gambar yang berwarna-warni dan bergerak. Dan saya langsung menyukainya.

Tapi, di antara sekian banyak film anime Jepang, ada beberapa film yang sudah saya gemari sejak masih sangat kecil. Dan di sini saya hanya akan menyebutkan empat judul film.

Doreamenom
Cerita tentang robot kucing dari abad 21. Kucing yang satu ini memang luar biasa hebat, apalagi dengan alat-alat super canggih yang disimpan di dalam kantong ajaibnya. Dijamin semua yang diinginkan bisa didapat. Walaupun ada keganjalan dari robot kucing yang satu ini. Kenapa kucing takut dengan tikus?


Digimon
Kalau film ini sebenarnya lebih digemari oleh anak laki-laki. Tentang kisah petualangan anak-anak yang terdampar di dalam dunia digital dan bertemu dengan para monster. Mereka bertarung dan melindungi satu sama lain. Dan yang menarik dari film ini adalah tentang perubahan wujud atau evolusi dari monster-monster yang dulunya kecil dan lucu menjadi monster yang super hebat. Penggemar film ini pasti kenal juga dengan salah satu mainan bernama Tamagochi.

Pokemon
Banyak orang mengenal film ini dengan sebutan Pikachu. Hampir sama dengan Digimon, tetapi cerita Pokemon nampaknya memiliki alur cerita yang lebih dekat dengan kehidupan sosial seperti kehidupan pada umumnya, hanya yang membedakan adalah orang-orang hidup berdampingan dengan makhluk yang disebut pokemon. Kebanyakan Pokemon tinggal di dalam sebuah bola berwarna merah-putih yang bisa keluar di waktu-waktu tertentu. 

Sailormoon
Kisah tentang para ksatria perempuan. Mereka yang awalnya hanya manusia biasa, sampai akhirnya mendapatkan kekuatan dan harus bisa mengalahkan musuh-musuh jahat yang mengancam keamanan bumi. Tokoh-tokoh kartun yang cantik dengan pakaian yang indah menjadikan film ini digemari oleh anak-anak perempuan. Termasuk saya.


Nah, setelah saya sebutkan 4 judul film anime tersebut, seharusnya kalian sudah tahu asal muasal nama Hana-Mon yang pernah saya sandang dulu.

Ya, karena keempat film itu memiliki akhir suku kata yang sama, yaitu "mon". Dan orang-orang jadi sering memanggil saya dengan sebutan Hana-Mon.

Tapi nama itu semakin memudar dimakan zaman. Dan begitu masuk SMP, saya yang masih tetap menggemari film anime Jepang jadi terkenal dengan nama panggilan Hana Chan. Itu adalah cara teman-teman memanggil saya. Dan kebetulan di dalam satu film anime Jepang favorit saya juga ada karakter yang bernama Hana Chan.

Dan hingga kini sebutan Hana Chan masih menjadi nama panggilan saya. Bahkan beberapa kawan terdekat memanggil saya "Chan", dan bagi orang yang belum begitu dekat akan berfikir kalau "Chan" adalah akhir suku kata dari "Shinchan" atau "Chibi Maruko Chan".

4 comments:

  1. ahaha... nama panggilannya selalu mengandung unsur anime. :D eh iya, Hana sendiri juga nama jejepangan kan ya. Hidung eh, bunga artinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih...
      ngga nyangka juga kalau nama saya punya arti yang lumayan bagus di Bahasa Jepang #ge'er :D

      Delete
  2. hahaha, emang udah legend banget deh itu mon-mon-mon.
    doraemon, digimon dan poke mon :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang banget, film Digimon sama Pokemon udah ngga nongol lagi di TV...

      Delete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.