Kehabisan Ide Menulis? No Way!

8:28 AM Nur Mumtahana 12 Comments


Menulis itu bukan sekedar merangkai huruf menjadi kata dan merangkai kata menjadi kalimat. Tapi menulis itu juga harus punya sesuatu yang akan disampaikan. Percuma kalau kita menulis banyak kalimat tapi semuanya tidak memiliki makna. Hanya sebuah tulisan kosong maksud saya.

Nah, lalu bagaimana cara agar kita bisa tetap menulis walaupun sedang kehabisan ide? Sebenarnya tulisan itu tidak melulu tentang pengetahuan. Banyak juga tulisan-tulisan yang bisa kita buat dengan tujuan lain. Tulisan yang bisa menghibur, tulisan yang bisa memberi motivasi, tulisan yang sekedar untuk berbagi pengalaman, serta masih banyak lagi hal yang bisa kita tuangkan dalam tulisan.

Biasanya, saat otak sedang cemerlang dan dibanjiri ide, kita akan dengan mudah menemukan topik tulisan. Itu adalah masa-masa emas yang tidak boleh dilewatkan seorang penulis, apalagi oleh penulis blog yang ingin blognya selalu up to date.

Tulislah apa saja ide yang menghinggapi kepala. Kalaupun saat itu sedang tiduran, segeralah bangkit dan tuangkan ide tersebut. Ide yang cemerlang tidak menghinggapi kepala setiap saat. Kadang dia datang tiba-tiba, dan pergi pun tiba-tiba. Jangan sampai terbesit rasa malas untuk menulis ketika kondisi pikiran kita sedang jernih. Bisa jadi dari pikiran yang jernih itu kita bisa menghasilkan karya yang luar biasa hebat.

Lalu, apa yang mesti kita lakukan kalau kita kehabisan ide menulis? Penulis juga bisa menemukan titik buntu loh. Tidak bisa dipungkiri kalau penyebab utama habisnya ide adalah karena suasana hati yang kurang baik. Kalau mood sudah kacau, hasrat untuk menulis pun ikut lenyap. Bahkan hal-hal menarik di sekeliling kita pun luput dari pandangan. Nah, bagaimana mensiasati hal ini?

Saat pikiran sedang kacau, coba untuk duduk santai  sambil bersandar. Atau coba istirahatkan tubuh dengan berbaring di atas tempat tidur. Jangan lupa siapkan musik-musik dengan alunan nada yang sedikit klasik, atau putar lagu apapun yang kalian suka. Pejamkan mata, nikmati alunan musiknya. Kalau fisik kalian merasa lelah, mungkin kalian akan tertidur. Tapi kalau saat itu hanya perasaan kalian yang sedikit tak tenang, setelah melakukan hal ini kalian pasti akan merasa lebih baik. Dan biasanya setelah melakukan hal tersebut, mood kita akan segera kembali. 

Ide menulis itu bisa datang dari mana saja. Tapi untuk memulai membuat sebuah karya, hal pertama yang harus bisa dikendalikan adalah mood kalian. Itu sebabnya, saya anjurkan untuk bisa mengontrol emosi terlebih dahulu saat hendak menulis. Dengan mood yang stabil, kalian akan bisa melihat sesuatu dengan cara pandangan yang luas.

Selain mengendalikan suasana hati, kalian juga harus mulai memperhatikan sesuatu, entah itu sesuatu yang besar atau sesuatu yang kecil sekalipun. Lihat dengan seksama hingga pada detailnya. Semakin banyak melihat, otak kita akan semakin terasah untuk mengkritisi hal yang ditangkap mata. Entah itu hal yang positif atau hal yang dipandang bukan dari sisi positifnya. Bahkan semut yang berjalan di dinding pun kalau diperhatikan bisa dituangkan menjadi sebuah tulisan yang luar biasa. Masih ingat kan dengan lagu Kisah Kasih di Sekolah? Sang penulis lagu itu pun pasti terinspirasi oleh deretan semut yang pernah dilihatnya.

Nah itu dia. Jadi ketika kehabisan ide menulis, kalian harus mulai mempertajam penglihatan. Karena sebenarnya apa yang ada di sekeliling kita adalah sumber inspirasi yang tidak akan pernah habis dimakan masa. So, tidak ada istilah kehabisan ide. Kita mungkin harus lebih cekatan dalam menangkap fenomena yang ada di sekitar kita dan menjadikannya sebagai ide tulisan.

12 comments:

  1. Tips yang perlu sekali aku praktekin nih, makasi hana.. :)

    ReplyDelete
  2. Ada banyak sesuatu yang bisa kita tulis dalam diri kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Segala sesuatu dimulai dari apa yang ada di dalam diri kita :)

      Delete
  3. di samping sering punya masalah kehabisa ide spt yg ditulis di atas, pengalaman saya, memulai sebuah tulisan itu yg jadi kendala. dan untuk mengatasi itu, cara yg cocok buat saya adalah menentukan sudut pandang (angle) dan membuat lead (paragraf pembuka). biasanya kalau dua hal itu beres, saya jadi lancar nulisnya. sekedar sharing ya. salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga...
      Terima kasih sudah berbagi pengalaman :)
      Mungkin saya juga perlu mempraktekan cara yang satu itu...

      Delete
  4. rasa malas terkadang yg bikin kacau.
    terima kasih,artikelnya mmbri smngat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama-sama...
      Ayo terus semangat menulis...

      Delete
  5. Bener mba..mood itu ptg spy bisa trus nulis... Cuma kalo aku, krn blogku khusus ttg traveling dan kuliner, kalo lg g ada bahan tulisan, ya aku tinggl nyari tempat makan baru yg blm prnh didatangin, ato traveling deh :D... Dpet lagi bahan tulisan ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. seru nih kayanya kalau cari inspirasinya sambil wisata kuliner plus traveling :D

      Delete
  6. Makasih sharing-nya, Mbak. Setuju deh! Dan kalau passion-nya udah menulis, insya Allah sebuntu apapun, nanti pasti datang lagi bahan tulisannya. ^_^

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.