[Movie Review] : Stand By Me Doraemon : The Last Movie - Episode Terakhir

8:32 PM Nur Mumtahana 2 Comments


Setelah mengupas tentang Naruto The Las Movie, sekarang giliran film Doraemon yang akan kita bahas kali ini. Walaupun sebenarnya sudah cukup terlambat untuk membahasnya, tapi saya masih merasa punya tanggungan karena salah satu curahan perasaan saya belum tersampaikan. Jadi lebih baik terlambat saat ini daparipada sangat terlambat di kemudian hari.
Siapa orang yang tak kenal dengan sosok robot kucing berbentuk bulat yang super ajaib ini. Doraemon adalah satu tokoh kartun yang saya kenal pertama kali. Jauh sebelum mengenal Naruto, Bleach dan film-film kartun Jepan lainnya. Bahkan film ini sudah ada sejak duuuuluuuu sekali. Sejak kakak-kakak saya masih kecil pun Doraemon sudah muncul di layar TV.

Yang bikin saya heran dari film Doraemon adalah kenapa saya tidak pernah menonton episode Doraemon yang sama? Sebenarnya ada berapa jumlah episode film tersebut? Bahkan kakak-kakak saya pun tidak pernah melihat film Doraemon tayang dengan judulnya yang sama.  Ajaib sekali film ini.

Karena Doraemon adalah satu kartun yang sudah dikenal sejak usia dini, ia jadi begitu akrab dengan semua orang yang pernah merasakan masa kanak-kanak. Bahkan robot kucing yang satu ini telah mampu menghipnotis dan membuat orang berangan-angan, “andai saja aku punya kantong ajaib Doraemon.” “Andai saja aku punya pintu kemana saja dan baling-baling bambu.”

Nyatanya Doraemon tidak hanya digemari oleh kalangan anak-anak. Orang dewasa dan orang lanjut usia pun menyukai sosoknya yang mampu melakukan apa saja dengan bantuan alat-alat super canggih abad 21. Ditambah dengan keseruan ceritanya bersama Nobita yang malas belajar dan selalu dijahili.


Dan di penghujung 2014 lalu, akhirnya cerita Doraemon menemui episode terakhirnya. Sebenarnya The last movie yang satu ini lebih seperti rangkuman cerita dari awal Doraemon bertemu dengan Nobita sampai akhirnya Nobita meraih kesuksesan.



Film Doraemon yang biasanya membuat saya tertawa sekarang justru membuat saya sedih. Saya bahkan sampai menangis menyaksikannya. Bagaimanapun juga melepaskan sosok yang telah lama tinggal bersama selalu terasa berat. Hal itu juga yang membuat saya menyayangkan film Doraemon yang harus berakhir.




Walaupun di akhir cerita Doraemon tetap tinggal bersama Nobita, tapi kisah tentang perjuangan Nobita itu sendiri yang membuat saya terharu. Ternyata di balik sosoknya yang lemah masih ada kemauan keras untuk berjuang sekuat tenaga.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.