Benarkah Kita Seorang Pecinta Alam ???

9:11 PM Nur Mumtahana 2 Comments



Akhir-akhir ini banyak orang yang mengaku dirinya sebagai seorang pecinta alam. Tapi makna pecinta alam menjadi sangat sempit. Orang hanya mengaitkan bahwa pecinta alam adalah aktivis yang suka naik gunung atau berpetualang di alam terbuka. Lalu di bagian mana cintanya? Aktivitas mereka memang di alam terbuka. Berjalan menyusuri jalan setapak kecil di antara pohon-pohon, menembus hutan. Melintasi sabana yang luas. Menyusuri sungai-sungai kecil. Mendaki medan terjal, sampai menyebangi jembatan yang diapit jurang. 

Mendaki adalah salah satu aktivitas yang memiliki keterikatan erat dengan alam. Bahkan hampir semua orang yang melakukan pendakian punya tujuan untuk menikmati alam yang indah. Jadi kenapa pendaki sering disebut sebagai 'pecinta alam'? Kenapa bukan 'penikmat alam'? 

Di situlah seharusnya kita mulai memiliki kesadaran. Bahkan keterikatan antara pendaki dan alam bukan hanya tentang menikmati alam. Tapi tentang bagaimana kita bisa berusaha agar alam yang indah tetap terjaga. Agar dapat kita bagikan keindahannya pada anak-anak masa depan. Kita harus tahu, bahwa bukan pecinta alam namanya kalau yang kita lakukan justru menimbulkan kerusakan di tanah yang kita pijak.

Lagipula, mendaki gunung bukanlah satu-satunya aktivitas seorang pecinta alam. Makna pecinta alam itu amat luas. Karena alam itu tidak hanya dataran tinggi yang dikelilingi oleh pohon-pohon tinggi. Semestinya kita sadar, bahwa tempat kita tinggal pun adalah bagian dari alam. Dan bila kita mengaku sebagai seorang pecinta alam, mulailah untuk peduli pada apa yang ada di sekitar kita.

Tidak melulu dengan naik gunung untuk bisa mengekspresikan rasa cinta kepada alam. Karena sebenarnya ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan, seperti hal-hal di bawah ini :

  1. Membuang sampah pada tempatnya. Semua hal dimulai dari sesuatu yang kecil. Setidaknya itu adalah satu prinsip yang harus kita pegang. Membuang sampah pada tempatnya adalah satu hal sederhana yang harus kita tumbuhkan sebagai bentuk rasa cinta kepada lingkungan. Sehingga saat kita melakukan aktivitas di alam bebas, kita pun sudah terbiasa untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus ditumbuhkan sejak dini, sejak kanak-kanak. Namun jika saat ini kebiasaan tersebut belum tertanam dalam diri kita, maka cobalah untuk membiasakannya mulai sekarang. Ingat. Tidak ada kata terlambat untuk memulai hal baik.
  2. Gunakan kendaraan ramah lingkungan. Perkembangan teknologi rupanya sangat berpengaruh pada produksi kendaraan. Pabrik-pabrik mengeluarkan kendaraan bermotor dengan kecanggihan yang membuat kita gereget ingin memilikinya. Dan tanpa kita sadari, kita mulai dimanjakan oleh teknologi, hingga berpikir bahwa sesuatu yang praktis adalah pilihan terbaik. Bahkan tak jarang kita melihat orang yang akan bepergian jarak dekat, misalnya ke warung sebelah saja memakai sepeda motor. Kenapa tidak pakai sepeda? Bukankah penggunaan kendaraan bermotor menjadi salah satu hal yang dapat berpengaruh pada lingkungan? Kalau mengaku sebagai pecinta alam, cobalah untuk bijak dalam berkendara. Sekiranya tempat yang dituju masih dalam jangkauan, lebih baik berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Selain lebih sehat, juga lebih ramah lingkungan.
  3. Kurangi penggunaan plastik. Plastik adalah salah satu jenis benda yang sulit diuraikan tanah. Bahkan butuh waktu ratusan hingga ribuan tahun bagi plastik untuk bisa benar-benar hancur. Ketidakmampuan tanah dalam menguraikan sampah plastik akan memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan. Di Indonesia sendiri penggunaan plastik sudah menjadi hal yang sangat umum. Plastik membutuhkan perhatian khusus dalam pengolahannya. Selain tidak dapat diuraikan secara baik oleh tanah, plastik juga dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan jika dibakar. Asap hasil pembakaran plastik sendiri dapat menyebabkan pencemaran udara dan rusaknya lapisan ozon. Sebagai alternatif, akan lebih baik jika kita mulai mengurai penggunaan plastik. Bila kita biasa menggunakan kantong plastik saat berbelaja, mulailah untuk beralih pada kantong belanja yang terbuat dari kertas, atau bisa juga menggunakan tas khusus belanjaan yang dapat digunakan berulang kali.
  4. Menanam pohon. Keberadaan pohon memiliki peran penting bagi lingkungan. Selain membuat lingkungan lebih teduh dan asri, pohon juga dapat menghasilkan oksigen yang membuat udara menjadi lebih sejuk. Dapat kita rasakan benar akibat dari penebangan pohon besar-besaran yang terjadi beberapa waktu terakhir. Suhu bumi meningkat sampai akhirnya volume air laut terus bertambah karena gletser yang mencair. Sudah semestinya kita turut serta untuk dapat menjadikan bumi sebagai tempat tinggal yang nyaman. One man one tree (satu orang satu pohon) adalah salah satu program yang sedang digalakan di beberapa wilayah, khususnya daerah yang telah mendapatkan penghargaan adipura atau di instansi yang telah mendapat penghargaan adiwiyata. Dengan program one man one tree, diharapkan dapat menjaga kestabilan lingkungan di tengah-tengah pertumbungan penduduk yang begitu pesat.
Sangat mudah kan untuk bisa menjadi seorang pecinta alam? Kita hanya perlu mencoba menanamkan kebiasaan-kebiasaan sederhana seperti hal yang telah disebutkan tadi. Dan jika kita telah terbiasa, kemanapun kita pergi, sudah pasti kebiasaan tersebut akan terbawa. Dan ketika kita bepergian ke alam bebas, kita pun akan memiliki kesadaran lebih untuk menjaga lingkungan di sekitar kita.

Bagaimana sobat sekalian? Sudah yakin kalau kita adalah seorang pecinta alam? Jangan pernah mengaku sebagai pecinta alam kalau belum punya kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar. Sekarang saatnya buat kita menjadi kader lingkungan. Ajak serta orang-orang di sekitar kita agar dapat menciptakan ruang yang nyaman untuk ditinggali. Atau setidaknya, kita harus berusaha memberikan timbal balik kepada alam yang telah memberikan keindahan serta manfaat yang tak ternilai harganya.

2 comments:

  1. setuju ni.. pecinta alam bukan hanya keliling kemana-mana, bangga sudah menakhukan gunung tapi harus menunjukan secara serius makna mencintai alam tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya... karena untuk menjadi seorang pecinta alam sangat mudah dan sederhana...

      Delete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.