Introvert Itu Katanya ....

6:08 PM Nur Mumtahana 3 Comments

http://blogs.psychcentral.com/your-life/files/2012/10/shutterstock_168802333.jpg

Sejak kapan saya mengkhlaim diri sendiri sebagai seorang intovert? Mungkin semenjak saya membaca beberapa artikel dan bahkan mengkuti tes kepribadian. Semuanya menunjukkan hasil bahwa saya adalah seorang intovert. Saya tidak tahu apakah semua tes kepribadian tersebut memberikan hasil yang akurat atau sekedar tes main-main saja. Tapi semua pernyataan tentang ciri-ciri introvert yang tertulis memang hampir 100% melekat pada diri saya. Iya, mungkin sejak saat itu saya yakin kalau saya adalah seorang intovert. Orang-orang di sekitar saya pun mengiyakan dan setuju kalau saya ini termasuk seorang introvert. Mereka menyadari kalau ada banyak ciri introvert yang mereka lihat pada diri saya. Kata mereka, introvert itu ...

  1. Identik dengan sosok yang pendiam. Kalau sedang berkumpul dengan teman-teman, akan dapat dilihat secara kasat mata kalau saya termasuk yang lebih banyak diam. Sebenarnya saya tidak benar-benar diam. Saya bicara, tapi hanya dalam hati. Kalau seorang ekstrovert akan mengemukakan apa yang ingin dia sampaikan, seorang introvert hanya akan memutar kembali setiap opininya di dalam pikiran. Baginya, bicara di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah. 
  2. Penikmat kesendirian. Sebagian orang mungkin sering mengeluh sepi saat sendirian. Tapi tidak dengan seorang introvert. Introvert justru sering mencari-cari kesempatan untuk bisa menciptakan waktu berkualitas dengan diri sendiri. Jauh dari keramaian adalah salah satu hal yang bisa membuatnya merasa nyaman. Meskipun sendirian, introvert jarang merasa kesepian. Bahkan mereka sering menggunakan kesempatan saat sendirian untuk berdiskusi dengan diri sendiri. Mereka juga sangat sering mengajak hati dan pikirannya berdiskusi tentang banyak hal. Baginya, mendamaikan hati dan pikiran adalah salah satu cara yang harus dilakukan untuk bisa tetap mengontrol diri dan emosi.
  3. Lebih suka mendengar dan memperhatikan. Jangan heran kalau sedang bercakap-cakap dengan seorang introvert, kemudian ia hanya diam, mendengarkan dengan seksama, dan tatapan matanya begitu fokus. Intovert tak pernah main-main untuk menyimak saat ada orang yang ingin berbagi cerita dengannya. Itu alasan mengapa banyak yang mengatakan kalau introvert adalah seorang pendengar yang baik. Dia akan berusaha meluangkan waktunya apabila ada orang yang ingin berbagi cerita atau keluh kesah.
  4. Ahli dalam memberikan solusi. Entah ini hanya dirasakan oleh para introvert atau memang dirasakan sebagian besar orang, tapi ketika seorang introvert mendengar keluhan atau curhatan orang lain, ia akan mampu menangkap keluhan tersebut dan berusaha memberikan solusi yang masuk akal. Itu adalah salah satu alasan mengapa seorang introvert bisa menjadi tempat curhat yang disukai banyak orang. Tapi, ketahuilah. Walaupun introvert pandai dalam memberi solusi bagi masalah orang lain, mereka justru sering kesulitan menyelesaikan masalahnya sendiri.
  5. Pelupa dan teledor. Hampir semua teman saya tahu tentang hal yang satu ini. Mereka yang paham kalau karakter saya adalah seorang introvert pun hanya bisa berkata, "kebiasaan sekali" setiap kali saya kehilangan sesuatu. Kadang saya lupa dimana menaruh kunci motor, ternyata masih menggantung di sepeda motor. Kadang saya mencari ponsel kemana-mana, ternyata ada dalam saku. Bahkan saya pernah mencari jam tangan yang jelas-jelas sudah saya pakai. Introvert sangat mudah panik saat mengalami kehilangan semacam itu. Walaupun terkadang teman-teman merasa kesal, tapi mereka selalu ikut membantu saya mencari barang-barang yang hilang atau terselip entah dimana.
  6. Pandai membaca alur cerita. Bukan alur cerita film atau sebuah dongeng, tapi ini lebih seperti alur cerita dalam kehidupan orang-orang di sekitarnya. Sebagai seorang pendengar dan pengamat, introvert juga pandai menganalisis. Hal itu menjadikannya tak bisa berhenti berpikir sebelum mendapat jawaban atas apa yang mengganggu pikirannya. Introvert memiliki rasa penasaran yang besar, tapi dia enggan bertanya untuk mendapatkan jawaban, ia lebih suka mengamati, mengumpulkan informasi sendiri, menganalisis dan mengambil kesimpulan. Yang mengejutkan, hampir sebagian besar kesimpulan yang dibuat seorang introvert adalah benar. Hal tersebut membuat orang kadang mengira kalau seorang introvert bisa membaca pikiran.
  7. Sangat gemar memikirkan hal-hal berat. Berbeda dengan karakter kepribadian lainnya yang cenderung suka melepas beban pikiran untuk bisa merasakan kebasan, introvert justru gemar memikirkan hal-hal yang berat. Baginya, obrolan-obrolan ringan bukan hal yang terlalu menarik perhatian. Introvert juga bukan sosok yang terlalu menyukai guyonan. Introvert lebih suka membahas tentang kehidupan, tentang kematian. Introvert juga sangat suka membahas tentang masa depan, tentang konflik kehidupan dan solusi mengatasinya. Maka jangan heran, kalau sosok introvert bukanlah sosok yang asik untuk diajak berseru-seru ria. Tapi biar bagaimanapun, di saat-saat tertentu seorang introvert bisa mengundang gelak tawa bagi orang-orang di sekitarnya meskipun ia tak bermaksud melakukan hal tersebut.
  8. Sering kesulitan melakukan dua hal dalam waktu bersamaan. Contoh kecil saja. Saya paling tidak bisa bekerja sambil makan cemilan. Bukan berarti saya terlalu serius dengan pekerjaan, tapi bagi saya melakukan dua hal dalam waktu bersamaan amatlah merepotkan. Mungkin karakter intovert yang terlalu fokus membuatnya sulit membagi pikiran menjadi dua, apalagi menjadi tiga, empat dan seterusnya. Saya sendiri, hingga detik ini tidak bisa bekerja sambil makan cemilan. Saya harus menyelesaikan pekerjaan saya sampai tuntas, baru makan cemilan, atau saya akan memilih menghabiskan cemilan dulu kemudian baru bekerja.
  9. Ahli memendam perasaan. Jangan heran kalau melihat sosok introvert yang jarang membahas cerita tentang ketertarikannya pada lawan jenis. Bukan berarti dia memiliki kelainan, tapi seorang introvert itu terlalu pandai menyimpan sebuah perasaan sendirian. Bahkan, dia akan berusaha bersikap sewajar mungkin ketika berhadapan dengan orang yang diam-diam disukainya. Hal tersebut membuat introvert terkadang seperti manusia yang mati rasa. Tapi sebenarnya, di dalam hati ada sesuatu yang berkecamu. Setiap kali perasaan tersebut timbul, pikiran seorang introvert akan mengajak hatinya untuk meredam berbagai macam rasa yang bergejolak. Tak cuma perkara cinta, introvert pun pandai dalam menyimpan segala jenis rasa. Kekecewaan, kesedihan dan kemarahannya dapat tersimpan amat rapi. Menjadikannya terlihat seperti pribadi yang tenang.
  10. Memiliki jalan pikiran yang sulit ditebak. Beberapa teman saya pandai membaca jalan pikiran seseorang. Tapi setiap kali saya memintanya untuk membaca jalan pikiran saya, katanya sulit. Rumit. Katanya seorang introvert adalah pribadi yang jalan pikirannya sulit ditebak. Terlalu tertutup, hingga orang lain sulit untuk memasuki dunianya.
  11. Tidak pandai bersosialisasi. Sebenarnya bukan berarti seorang introvert itu anti-sosial, tapi kadang mereka sering mengalami kesulitan untuk memulai sebuah percakapan, apalagi dengan orang yang baru dikenalnya. Itulah alasan mengapa seorang introvert lebih senang berjumpa dengan orang yang cerewet, karena di situ ia tidak perlu banyak mengambil sikap, cukup dengan memberikan respon kepada lawan bicaranya.
  12. Tertutup. Jangan heran kalau seorang introvert jarang atau bahkan tidak pernah berbagi cerita tentang masalah pribadinya. Introvert senang menyimpan rahasianya sendirian. Ia merasa kalau lebih baik semua masalahnya dipendam sendiri. Introvert begitu enggan untuk membebani orang lain dengan masalah-masalahnya, dan di situlah introvert berusaha menjadi sosok yang tegar di luar, meskipun sebenarnya ada banyak sekali masalah yang sedang dihadapai.

Dari sekian penjabaran tentang sosok introvert, mungkin tak semuanya benar, dan mungkin tak semuanya salah. Biar bagaimanapun, dari sekian jumlah sosok introvert, mereka tetap memiliki karakter masing-maisng.





3 comments:

  1. Tks Mbak Hana utk artikelnya. Membaca artikel ini seperti melihat diri saya, hehe, saya juga introvert. Introvert sebenarnya sebuah potensi utk sukses, pernah diulas oleh Susan Cain di TedEx, menarik menyimak videonya. Salam kenal Mbak Hana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Terima kasih juga sudah berkunjung. Salam kenal sesama introvert :D

      Delete
  2. sekali berbicara, satu dua orang tersakiti . .

    #introvertveteran

    http://qhanzs.blogspot.com

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.