Secondhand Serenade

4:31 PM Nur Mumtahana 0 Comments




Awal mendengar namanya, saya mengira kalau Secondhand Serenade adalah sebuah band. Tapi saya cukup takjub juga karena hampir semua lagunya hanya berinstrumenkan gitar akustik atau piano. Saya jadi berpikir ulang, kalau ini memang sebuah band, di mana pemain drumnya?

Setelah menelusuri beberapa sumber, barulah saya tahu kalau Secondhand Serenade adalah sebuah band yang hanya memiliki satu personil. Di sini saya makin bingung, apakah satu grup musik yang hanya memiliki satu personil dapat disebut sebagai band? Entahlah. Tapi dalam beberapa lagu, Secondhand Serenade juga menyertakan personil tambahan untuk posisi drummer, gitaris dan bassis. 

John Vesely adalah sosok di balik nama Secondhand Serenade. Band akustik beraliran rock ini dibentuk pada tahun 2004 di California, Amerika Serikat. Vesely lahir di tengah-tengah keluarga musisi. Ayahnya sendiri adalah seorang musisi jazz. Jadi tak heran jika Vesely pun ikut terjun ke dalam dunia musik. 


Sebelum membentuk Secondhand Serenade, Vesely telah menghabiskan waktu selama 8 tahun untuk bermain bass bersama band-band lokal. Hingga akhirnya ia menjatuhkan pilihan pada gitar akustik sebagai "pegagannya". Bahkan ia mulai menulis lagu sendiri ketika bertemu dengan istrinya, Candice Vesely. Nama Secondhand Serenade juga terinspirasi dari salah satu lagu yang sering dinyanyikannya untuk sang istri, yaitu "Serenades". Namun pernikahan mereka berakhir pada tahun 2008.

Pada tahun 2005 Secondhand Serenade merilis album perdananya yang berjudul Awake. Awalanya lagu ini hanya sebagai demo. Semua lagu yang ada dalam album Awake hanya menggunakan instrumen gitar akustik dan vocal multi-tracker. Penjualan lagunya pun hanya sebatas lewat mail order, kemudian merabat memasuki beberapa portal musik, termasuk iTunes. Dan pada tahun 2006 Secondhand Serenade mulai mendapat permintaan untuk mengadakan konser. Rolling Stone pun mengumumkan bahwa Secondhand Serenade berada pada posisi ketiga untuk poling pembaca majalah kategori Artis Terbaik Myspaces.


Album Awake mengalami re-release di bawah naungan Glassnote Record pada tahun 2006 dengan tambahan 2 lagu di dalamnya. Beberapa album lain yang dirilisnya adalah A Twist in My Memory (2008-2009) dan Hear Me Now (2010-2011).



Mungkin sudah terlambat untuk bisa merasakan popularitas Secondhand Serenade. Dari awal debutnya di tahun 2005, saya baru bisa mengenal band ini tahun 2015. Setidaknya lagu-lagu dengan instrumen gitar akustinya lah yang membuat saya tertarik untuk mengenal lebih jauh tentang Secondhand Serenade.

Untuk para pecinta musik yang menggemari instrumen akustik pasti akan langsung menyukai lagu-lagunya. Tak cuma irama yang enak di dengar, lirik-lirik di dalamnya pun menyimpan makna tersirat yang cukup dalam. Bahkan Album A Twis in My Memory pun adalah satu bentuk curahan perasaan Veley ketika akhirnya harus bercerai dengan sang istri.

Kalau boleh dikatakan, Secondhand Serenade benar-benar dapat membawa pendengar ikut hanyut dalam alunan lagunya. Apalagi untuk orang-orang yang sedang kasmaran atau sedang patah hati. Dua lagu yang paling saya suka adalah yang berjudul Fall For You dan Your Call. Dan beberapa lagu lain yang cukup populer adalah Vulnerable (Awake), Maybe (Twist in My Story), Something More (Hear Me Now) dan Shake It Off.




0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.