Sering Meludah Saat Hamil

8:57 AM Nur Mumtahana 0 Comments


Gambar : ibudanmama.com

Senang banget nih waktu tahu kalau kakak ipar saya akhirnya hamil. Itu artinya nanti bakal punya keponakan lagi. Tapi di saat usia kehamilan yang masih cukup muda, kakak ipar saya sangat sering meludah. Bahkan hal itu cukup mengganggu aktivitasnya.

Awalnya cemas juga dengan hal seperti itu. Normalkah kalau seorang yang sedang hamil kemudian meludah terus menerus? Telusur punya telusur, ternyata air ludah berlebih memang kadang terjadi pada seorang wanita yang sedang hamil. Keadaan di mana produksi air liur berlebih biasanya disebut dengan istilah ptyalism atau sialorrhea

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya produksi air liur pada orang yang sedang hamil. Beberapa di antaranya yaitu :
  1. Perubahan hormon pada wanita yang sedang hamil
  2. Adanya gejala morning sickness yang parah atau sering disebut dengan hyperemesis gravidarum. Pada kondisi normal, orang menghasilkan sekitar setengah sampai satu liter air liur. Dan dalam keadaan normal air liur akan ditelah tanpa disadari. Sedangkan saat mengalami morning sickness, biasanya orang akan merasakan mual. Rasa mual itulah yang membuat orang lebih sering meludah ketimbang menelan ludah.
  3. Heartburn. Keadaan di mana seseorang merasakan nyeri di dada atau ulu hati. Hal ini biasa terjadi pada seorang wanita yang sedang hamil. Rasa panas dalam kerongkongan yang terhubung langsung pada lambung akan meningkatkan kandungan asam. Dan sensor asam memacu produksi air liur yang berlebih. Produksi air liur berlebih yang muncul memanglah satu cara kerja sistem tubuh untuk membasahi kerongkongan sehingga mampu menetralisir rasa asam di lambung.
  4. Alasan lainnya adalah karena merokok, membusuknya gigi, ataupun karena mengkonsumi obat yang memang mampu memicu tingginya produksi air liur.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi produksi air liur berlebih, di antaranya :
  1. Sering menyikat gigi dan berkumur secara rutin setiap hari.
  2. Makan dalam porsi kecil, namun sering. Dan hindari makanan yang mengandung zat tepung.
  3. Perbanyak mengkonsumsi air putih.
  4. Untuk membantu menelan ludah, kunyahlah permen karet atau menghisap permen yang tidak mengandung tinggi gula.
  5. Sediakan tisu untuk membantu membuang ludah.
Air liur berlebih pada wanita hamil bukanlah sesuatu yang perlu dicemaskan. Selain karena hal tersebut memang wajar terjadi, air liur berlebih juga tidak akan membahayakan janin. Dan keadaan tersebut akan berangsur normal setelah usia kehamilan memasuki bulan ke-4.


Dikutip dari : berbagai sumber

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.