Selamat Hari Pohon Sedunia

2:02 PM Nur Mumtahana 3 Comments



"Kalau punya rumah nanti, saya ingin punya rumah yang ada halaman luasnya. Jadi saya bisa menanam banyak pohon di depan rumah." itu cita-cita kecil saya. Apa di antara kalian ada yang punya cita-cita serupa?

Kemudian saya ditanya, "Apa enaknya punya rumah yang banyak pohon? Nanti malah repot harus nyapu halaman rumah yang kotor karena daun-daun. Belum lagi kadang di pohon banyak ulat dan yang paling serem adalah bisa buat tempat tinggal makhluk halus. Ngga takut apa?"

Saya cuma senyum. Karena menurut saya, lebih banyak enaknya ketimbang ngga enaknya kalau bisa tinggal di rumah yang punya banyak pohon. Selain suasana rumah jadi teduh dan ayem, yang pasti pohon bisa jadi tempat bermain yang asik. Apalagi buat yang hobi panjat-panjatan. Di pohon kita bisa pasang ayunan juga. Atau pakai hammock sekalian biar bisa buat tidur siang. Dan alangkah luar biasanya kalau pohon yang ditanam di depan rumah adalah pohon buah-buahan. Pasti seru kalau bisa panen buah-buahan di halaman rumah sendiri.

Kalau pohon di depan rumah saja bisa bikin suasana teduh, apalagi kalau ada banyak pohon di setiap sudut bumi tempat tinggal kita ini? Lagipula, seperti yang kita tahu, bahwa pohon adalah salah satu penghasil oksigen di bumi ini. Semakin banyak pohon, semakin banyak oksigen, semakin segar.

Namun sangat miris melihat kenyataan yang ada saat ini. Fenomena kebakaran dan penebangan pohon merajalela di mana-mana, khsusunya di wilayah Indonesia. Banyak orang tidak bertanggung jawab melakukan penebangan pohon besar-besaran hanya untuk mengambil keuntungan pribadi. Dan mereka tidak mau tahu bagaimana dampak yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut.

Ditambah lagi dengan kemarau panjang yang menyebabkan kebakaran di sebagian besar hutan Kalimantan. Bencana tersebut juga menimbulkan bencana kabut asap yang pada akhirnya merenggut nyawa para balita. Tak cuma membahayakan manusia, bencana semacam ini pun beresiko merusak habitat makhluk hidup lainnya. Bahkan orang utan adalah salah satu makhluk yang keberadaannya terancam karena kebakaran hutan yang hebat.

Bagaimana? Apakah fenomena semacam itu sudah cukup untuk menyadarkan kita tentang betapa pentingnya menjaga alam? Jika memang demikian, maka apa saja hal yang dapat kita lakukan?

Ketika ada banyak pohon yang mati karena ditebang atau karena kebakaran, setidaknya mulai sekarang kita bisa berupaya untuk memperbaiki keadaan alam di masa mendatang. Memang butuh waktu lama untuk dapat mengembalikan keadaan seperti semula. Tapi bukan berarti tidak bisa.

Hari pohon sedunia yang jatuh pada 21 November bisa menjadi satu momen tepat untuk memulai gerakan penghijauan di sekeliling kita. Tahu aksi One Man One Tree? Kita bisa menerapkannya dengan menanam pohon di halaman rumah.

Tak harus pohon yang besar. Mulai saja dengan tanaman-tanaman dalam pot. Kebiasaan merawat tanaman lambat laun bisa meningkatkan kecintaan kita terhadap lingkungan. Dan kalau kita sudah cinta dengan lingkungan, sudah pasti kita nantinya bakal bisa memberikan kontribusi yang lebih besar demi kelestarian alam.

Berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan atau penanaman pohon juga bisa jadi alternatif menyenangkan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Dan bonus yang kita dapatkan dalam kegiatan penanaman pohon semacam itu adalah bertemu dengan teman-teman baru yang mempunyai kesamaan misi dalam upaya menjaga kestabilan alam.

3 comments:

  1. Aku juga suka pohon-pohon. Citanya punya rumah kecil dengan taman kecil dan 1-2 pohon. Pohon itu sejuk dan romantis :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pohon itu sejuk dan romantis....
      Uuhuuiiyyy !!! Makin banyak pohon makin romantis dong :D

      Delete
  2. Bantu kami untuk mewujudkan indonesia yg lebih hijau.
    Kunjungi kami di sini http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.