Terbangun Lagi

1:15 AM Nur Mumtahana 4 Comments

Ini adalah kali pertama bagiku merasakan yang namanya pindah rumah. Tepatnya seminggu yang lalu, di tanggal 2 Oktober 2016. Ternyata pindah rumah itu sangat melelahkan. Bahkan sehari waktu libur tak cukup untuk membereskan semuanya. Bahkan hinggal hari ini. Sebagian barang-barangku masih berceceran dimana-mana. Bukan karena aku malas untuk membereskan, tapi karena tidak ada tempat yang cukup untuk menampung semua barang-barangku. Menyedihkan.

Jam kerja yang panjang dan melelahkan biasanya membuatku sangat mudah tidur dan jarang terbangun sampai pagi. Tapi di kontrakan baru ini aku justru sering terbangun ketika baru tidur dua atau tiga jam. Rasanya sedikit aneh, walaupun kuharap ini tak memberikan dampak yang terlalu berarti untuk kesehatan.

Aku sempat berpikir, mungkin karena suasana yang berbeda dengan tempat tinggalku sebelumnya. Di sana (di tempat tinggal sebelumnya) memang jauh dari keramaian. Lebih dekat dengan kebun kosong yang suasananya tenang. Berbanding terbalik dengan suasana saat ini. Dekat dengan jalan raya, bersebelahan dengan bangunan hotel yang selalu ramai.

Tapi kelihatannya tak cuma karena tingkat kebisingan yang berbeda. Sekarang ini aku harus lebih waspada. Aku sudah pernah mendapati aktivitas koloni semut terbang di dalam lubang kecil di dekat jendela kamarku. Begitu semua anggota koloni tersebut keluar dari persembunyiannya, aku dibuat cukup terkejut. Ternyata jumlahnya sangat banyak. Menggelikan. 

Tak cuma sampai di situ. Sempat juga kudapati lintah di dalam kamar mandi, di kamarku dan di ruang tengah. Seekor anak ular yang masih sangat kecil dan hari ini semua dihebohkan oleh kehadiran dua kelabang. Bayangkan saja bagaimana kekhawatiran yang aku rasakan. Tinggal di tempat yang kurasakan ketidaknyamanannya. Bisa jadi itulah yang membuatku sering terbangun di tengah malam.

Kemudian malam ini aku sulit untuk kembali memejamkan mata. Kedua hidungku mampet, sulit sekali untuk bernafas. Atau ini juga salah satu alasan yang membuatku terbangun. Aku juga makan sepiring nasi. Jangan-jangan lapar yang membangunkanku? Dan aku mulai merasa butuh minuman hangat. Segelas cokelat atau kopi mungkin bisa menghangatkan badanku. Membantu melegakan nafasku yang terasa sesak.

Iya, aku harus ke dapur sekarang. Merebus air. Menyeduh cokelat panas. Pasti enak.

4 comments:

  1. rumahnya di daerah hutan gitu mbak? kok banyak binatangnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan hutan sih, cuma kebon kosong aja... hiiiii

      Delete
  2. Hei mba, boleh minta alamat email nya? saya ingin memberikan penawaran untuk blog nmhana.com yang mba kelola.

    Thanks before

    ReplyDelete
  3. sepertinya enak ya sudah tinggal dirumah sendiri dan mandiri.
    mugo tambah berkah katanya orang jawa :)
    terima kasih

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.