Terlalu Bersemangat

2:44 PM Nur Mumtahana 0 Comments

Beberapa waktu terakhir volume kerja sedang padat-padatnya. Bahkan hari minggu juga (hampir) selalu dihabiskan dengan bekerja. Jadi liburnya kapan? Kapan-kapan mungkin.

Di long weekend kedua minggu ini, lagi dan lagi saya gagal pulang kampung. Padahal sudah banyak sekali undangan dari teman-teman yang mendadak menikah tanpa kabar-kabar. Dan sedihnya, saya tidak bisa hadir untuk melihat momen-momen tersebut.

Memang, sejak bekerja di Jogja, ada begitu banyak momen penting yang saya tinggalkan di kota tercinta. Mulai dari nikahan teman samping rumah, nikahan teman sekolah, kelahiran anak dari teman kerja di sana, dan masih banyaaaak lagi.

Sedih sih, tapi mau bagamana lagi? Ya sudahlah...

Terlepas dari semua kerinduan pada kampung halaman, hari ini mumpung libur, sebenarnya saya sudah merencanakan untuk bangun siang. Rencananya saya ingin bangun jam sembilan, sepuluh atau tepat saat makan siang. Itu rencananya. Karena saya merasa butuh waktu untuk memanjakan badan yang sudah bekerja lebih dari yang seharusnya.

Tapi rencana tinggallah rencana. Niatnya ingin bangun siang, pagi-pagi sekitar jam lima justru sudah bangun. Ingin tidur lagi, tapi tidak bisa. Hah! Menyebalkan.

Akhirnya bangun pagi di hari libur pun terjadi. Dapur selalu jadi tempat yang menyenangkan. Beruntung menemukan roti tawar, mentega dan meses. Dan jadilah roti bakar. Lumayan bisa untuk camilan di pagi hari.



Mendadak hasrat untuk mencuci baju muncul. Cucian sekeranjang penuh pun berhasil mendarat di jemuran, beserta jaket-jaket tebal. Tidak hanya itu. Setelah mencuci langsung memasak. Beruntung di dapur masih ada stok sayur. Dan jadilah tumis pokcoy.

Sementara orang rumah mulai sarapan, saya justru ingin meneguk kopi yang sudah saaaangaaat lama ditinggalkan. Begitu kopi diseduh, aromanya seperti percikan kembang api di dalam kepala. Heran saja tiba-tiba muncul banyak ide untuk ditulis. Tak mau membiarkan momen-momen emas tersebut hilang, langsung saya siapkan peralatan tempur pagi ini.

Laptop, koneksi internet, setangkup roti bakar dan kopi. Perfect!

Dan....

Well done!


Pagi-pagi sudah berhasil membuat review film Fast and Furious 8. Dilanjut dengan tulisan bertema hari kartini yang sudah terlambat. But it's ok. Walaupun struktur tulisannya masih sangat sederhana dan sedikit kacau, tapi lumayan untuk pemanasan. Siapa tahu, di gelas kopi kedua akan ada tulisan yang lebih dari itu.

Ya, nampaknya hari ini saya terlalu bersemangat. Tidak malas, tidak mengantuk dan tidak bisa tidur. Apakah itu berarti saya sudah sangat siap untuk kembali ke 'dunia yang itu'?

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.