[Movie] : OVERDRIVE

1:25 AM Nur Mumtahana 0 Comments



Yap! Akhirnya malam minggu ini dapat ajakan nonton dari salah satu teman yang juga menyukai film action. Dan ngga nyangka juga kalau ternyata film Overdrive yang trillernya kelihatan seru banget udah mulai tayang di bioskop.

Sebelum bahas lebih jauh tentang filmnya, kita lihat dulu keseruan trillernya!


Gimana? Terkesan dengan trillernya yang seru? Apalagi dengan pemeran-pemerannya yang keren. Jadi bagaimana kalau kita kenalan dulu dengan para pemeran di film ini?


Yang pertama dan yang paling menarik perhatian dalam film ini adalah Scott Eastwood yang berperan sebagai Andrew Foster. Kepribadiaannya yang cool dan cara berpikir yang brilian membuatnya menjadi sosok yang patut dikagumi.


Kalau yang satu ini kayanya wajah baru di dunia perfilman. Tapi jangan diragukan tentang bagaimana dia berperan. Freddie Thorp yang berperan sebagai Garrett Foster, adik Andrew dari ibu yang berbeda. Karekternya ceria, humoris dan pandai dalam bernegosiasi. Di jamin dia adalah satu alasan yang membuat kita tertawa saat menonton film ini.


Kalau yang cantik ini adalah Ana de Armas yang berperan sebagai Stephanie, kawan dari Faster Brothers yang memiliki keahlian dalam menyusup.

Ketika telah melakukan banyak misi bersama. Sayang, misi mereka bukanlah misi dalam memecahkan kasus misteri seperti film Detective Conan atau Sherlock Holmes. Misi yang mereka lakukan adalah misi pencurian mobil-mobil antik bernilai tinggi.

Sampai pada suatu hari Andrew dan Garrett berhasil mencuri sebuah mobil dari seorang kolektor mobil antik bernama Jacomo Morier (Simon Akbarian). Karena hal tersebut mereka harus terlibat dalam hari yang penuh dengan perkelahian, adu senjata dan kejar-kejaran.

Mengetahui bahwa Foster Brothers telah mencuri mobilnya, Mr. Morier nyaris saja membunuh mereka berdua. Beruntung berkat keahliannya dalam bernegosiasi, Garrett berhasil membuat Mr. Morier mengurungkan niatnya menghabisi Foster Brothers. Akhirnya Andrew dan Garrett menjanjikan akan mencuri sebuah mobil antik milik Max Klemp (Clemens Schick).

Setelah dibebaskan oleh Jacomo Morier, mereka mulai menyusun rencana untuk memulai misi pencurian mobil seperti yang dijanjikan pada Jacomo Morier. Namun perdebatan muncul antara Andrew dan Garrett. Karena sesungguhnya Andrew menyadari bahwa mereka harus segera menyudahi perbuatan mereka. Andrew menyadari bahwa apa yang mereka lakukan akan membahayakan nyawa mereka dan nyawa Stephanie. Terlebih lagi Andrew telah memutuskan akan menikahi Stephanie dan memulai sebuah kehidupan yang normal tanpa membawa status sebagai seorang pencuri.

Namun tidak dengan Garrett. Ia masih menikmati apa yang dilakukannya. Karena ia tidak tahu apa yang bisa dia perbuat selain mencuri. Karena ia terlalu takut, bahwa ketika Andrew menikah dengan Stephanie, maka ia akan sendirian.

Terus terang ini adalah satu momen yang cukup menyentuh perasaan dimana ada kakak beradik yang dilahirkan dari dua ibu yang berbeda, namun mereka memiliki ikatan yang demikian dekat. Dan tentu saja, meskipun Garrett memiliki ketakutan akan kehilangan kakaknya, tapi ia juga tak bisa mengenyampingkan kebahagiaan kakaknya.

Jadi yang harus mereka lakukan sekarang adalah menjalankan misi yang mungkin akan menjadi misi terakhir mereka.

Hal pertama yang harus mereka lakukan adalah membentuk sebuah tim. Mereka pun bertemu dengan seorang pencuri handal asal Prancis bernama Devin (Gaia Weiss). Selain Devin ada pula beberapa orang yang akan dikerahkan untuk melakukan misi pencurian mobil tersebut.

Terus terang, ini adalah bagian yang adeh di film ini. Ada banyak sekali orang yang berperan dalam film ini, tapi mereka tidak memiliki peran. Bahkan bicara sepatah dua patah kata saja tidak. Jadi, mereka mungkin hanya sebagai tambahan pemain untuk bisa menggerakan deretan mobil antik milik Jacomo Morier.

Setelah tim terkumpul, mereka pun mulai menyusun rencana untuk menyusup ke dalam rumah Max Klemp dan mencuri mobilnya. Dan tantangan pertama yang harus dilakukan adalah dengan membajak salah satu pesawat pribadi milik Max Klemp. Setelah misi pertama berhasil, dengan didampingi sapupu Jacomo Morier, mereka berhasil masuk dan bertemu dengan Max Klemp. Bahkan mereka berhasil masuk ke dalam garasi mobil di mana target pencurian mereka berada.

Ini barulah sebuah awal. Karena tak ingin mengundang kecurigaan, akhirnya mereka menyudahi kunjungan di rumah Max Klemp dan mulai menyusun rencana berikutnya. Namun sangat disayangkan karena sesaat setelah kunjungan ke rumah Max Klemp, diketahuilah bahwa Jacomo Morier bersama sepupunya memiliki misi lain. Mereka bahwa memanggil polisi untuk menangkap Foster Brothers dengan menguak kasus-kasus pencurian terdahulu. Bahkan hal tersebut membuat Stephanie berada dalam bahaya. Ia ditangkap oleh beberapa asisten Jacomo dan menahannya.

Mengetahui perbuatan Jacomo Morier terhadap Stephanie membuat Andrew, Garrett dan Devin mengubah rencana mereka. Akhirnya bukan Max Klemp yang menjadi target mereka, melainkan Jocomo Morier itu sendiri. Bersama beberapa orang dalam timnya Andrew dan Garrett berhasil mengambil alih terhadap semua mobil milik Jacomo Morier. Semua itu pun berkat kecerdasan Stephanie yang mampu mengelabuhi sistem keamanan di rumah tempat ia ditahan.

Dan terjadilah aksi kejar-kejaran antara Foster Brothers dengan Jacomo. Beruntuk salah satu anggota dalam tim Andrew memiliki kemampuan dalam merakit bom. Bahkan bom tersebut berhasil menghancurkan sebuah jembatan panjang dari beton.

Pada akhirnya aksi kejar-kejaran itu berakhir di pelabuhan. Ketika semua mobil berhasil diselamatkan. Sementara Jacomo dan sepupunya meninggal dalam menjalankan aksi mereka.

Dari situ Foster Brothers mendapat sambutan baik dari Max Klemp. Dan saat itu pula misi mereka berakhir. Andrew berhasil mengungkapkan perasaan dan niatannya untuk menikahi Stephanie. Sementara Garrett kini tenggelam dalam kesendiriannya karena harus berpisah dengan Davin sementara waktu. Setidaknya sampai ada hari dimana Garrett dan Davin bertemu kembali di bawah menara Eifell.

Itu dia sedikit ulasan tentang film trillernya sangat seru.

Nah kira-kira berapa rating yang bisa saya beri untuk film ini? Mungkin 3,5 dari skala 5 ya.

Kenapa tidak 4,5 atau 5?

Jawabannya adalah karena film ini seperti tidak terfokus pada tujuan utama di awal cerita. Alasan kdua adalah karena terlalu banyak tokoh yang tidak memiliki peran. Mereka jadi seperti orang-orang numpang lewat yang tidak punya peran berarti. Yang ketiga, dibanding dengan alur ceritanya, film ini mungkin lebih memamerkan deretan mobil antik dan lupa menata alur ceritanya.

Tapi lumayan. Setidaknya mata kita akan dimanjakan dengan tokoh-tokohnya yang tampan dan cantik. Selain itu kita juga bisa belajar macam-macam mobil antik yang tidak ada di Indonesia.

0 comments:

Silakan tinggalkan komentar. Boleh kritik, saran atau apapun.. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang santun. Terima kasih.